Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Almarhum Mbok Yem Gunung Lawu: Simbol Kekuatan dan Ketangguhan Perempuan di Segala Medan

📅 Rabu, 23 Apr 2025, 21:15 WIB | Oleh:
Almarhum Mbok Yem Gunung Lawu: Simbol Kekuatan dan Ketangguhan Perempuan di Segala Medan Doc: Istimewa
Ket. Ket. Sosok ibu bagi banyak pendaki ini dikenal ramah, dan tak pernah sekalipun meninggalkan posnya di puncak meski diterpa cuaca ekstrem. Dia juga sempat menolong wisatawan yang kelelahan, tersesat, atau sakit di jalur Lawu.

Sosok Mbok Yem telah lama dikenal oleh masyarakat, terutama sejak viralnya warung tertinggi di Indonesia. Warung milik Mbok Yem berdiri di ketinggian 3.150 meter di atas permukaan laut, tepatnya di Puncak Hargo Dumilah, Gunung Lawu.

Mbok Yem, atau yang memiliki nama asli Waginem, menjadi simbol perempuan tangguh yang rela menghadapi kerasnya alam demi bertahan hidup dan berjuang di puncak gunung.

1. Bertahan Hidup di Tengah Dingin dan Terpencilnya Puncak Lawu

Ketangguhan Mbok Yem terlihat dari kemampuannya bertahan hidup di Puncak Lawu, di tengah cuaca ekstrem dan keterbatasan sumber daya. Ia bahkan hanya turun gunung sekali dalam setahun, yakni menjelang Lebaran.

Keputusan Mbok Yem untuk hanya turun setahun sekali menunjukkan betapa kuatnya ia menghadapi kerasnya hidup di puncak gunung, tanpa mengeluh ataupun menyerah.

2. Pantang Menyerah Meski Kondisi Fisik Melemah

Di usianya yang sudah lanjut dan kondisi fisik yang semakin ringkih, Mbok Yem tetap memilih untuk melanjutkan kehidupannya di Gunung Lawu. Ia tetap ingin berkarier di sana sebagai penjaga sekaligus pemilik warung legendaris tersebut.

Kecintaan Mbok Yem pada pekerjaannya dan Gunung Lawu membuatnya tetap bertahan, menjadikan warungnya sebagai tempat persinggahan favorit para pendaki.

3. Tetap Tegar Meski Sakit dan Berakhirnya Sebuah Legenda

Kisah legendaris Mbok Yem berakhir saat ia jatuh sakit. Mbok Yem sempat dirawat di RSU Siti Aisyah Ponorogo akibat pneumonia yang menyerang paru-parunya.

Kondisinya memburuk hingga akhirnya Mbok Yem berpulang. Kepergiannya menandai berakhirnya warung legendaris yang telah menemani pendaki selama puluhan tahun di puncak Gunung Lawu.

Mbok Yem adalah bukti nyata bahwa perempuan bisa hidup dan bertahan dalam kondisi apapun. Keteguhan, kerja keras, dan keberaniannya patut dijadikan teladan bagi banyak orang.aa

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Mau Tujuh Belasan di Istana? Segera Daftarkan Diri

Mau Tujuh Belasan di Istana? Segera Daftarkan Diri

05 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.