Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Karhutla Mengancam Permukiman, BPBD OKU Bergerak Cepat Padamkan Api di Sekarjaya.

📅 Rabu, 05 Agu 2026, 10:30 WIB | Oleh:
Karhutla Mengancam Permukiman, BPBD OKU Bergerak Cepat Padamkan Api di Sekarjaya. Doc: Antara Foto
Ket. Tim Satgas BPBD OKU melakukan pendinginan di lokasi karhutla guna mencegah munculnya titik api, Rabu (5/8).

Personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kelurahan Sekarjaya agar api tidak menyebar luas ke permukiman warga.

"Karhutla terjadi tadi malam (4/8), sekitar pukul 19.00 WIB," kata Kepala BPBD OKU Januar Efendi saat dihubungi dari Palembang, Rabu.

Dia mengatakan lahan mineral yang terbakar terpantau melalui aplikasi SiPongi dengan titik koordinat S: - 4.1240 E: 104,2220 dengan luas lahan mencapai satu hektare.

Terkait hal tersebut, pihaknya menerjunkan personel untuk memadamkan api agar tidak menyebar luas merambat ke permukiman warga yang hanya berjarak beberapa ratus meter dari lokasi.

Tim gabungan dari BPBD, Dinas Pemadaman Kebakaran, TNI, Polri dan dibantu masyarakat sekitar berjibaku memadamkan api pada malam hari.

Dalam melakukan pemadaman, petugas di lapangan membawa peralatan memadai, meliputi dua mobil suplai air, mesin pompa jinjing, dan perlengkapan pendukung lainnya.

"Api berhasil dipadamkan hanya beberapa jam setelah peristiwa tersebut terjadi. Petugas kami saat ini masih di lapangan untuk melakukan pendinginan guna mencegah munculnya kembali titik api," katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Januar mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan pertanian dengan cara dibakar agar tidak memicu titik api yang menyebabkan karhutla.

"Satgas Karhutlah Kabupaten OKU juga melakukan pemantauan terhadap cuaca 1x24 jam, dan titik hotspot sekaligus mendistribusikan peringatan dini kepada masyarakat untuk mewaspadai potensi bencana alam saat musim kemarau, seperti karhutla," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
  • Pria tanpa identitas Tewas Tersengat Listrik saat Curi Kabel LRT
    Wajar sih kalau mati, justru aneh klo tidak ...
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Rona
Yura Yunita Rilis Lagu Terb...
Advertisement
Ratusan Petani Tebu Gelar Aksi Dekat Istana Negara, Tuntut Kenaikan HPP dan Hapus HET Gula

Ratusan Petani Tebu Gelar Aksi Dekat Istana Negara, Tuntut Kenaikan HPP dan Hapus HET Gula

02 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.