Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Alumni Binus Berbagi Cerita Proses Pembuatan Film Jumbo

📅 Minggu, 20 Apr 2025, 15:50 WIB | Oleh:
Alumni Binus Berbagi Cerita Proses Pembuatan Film Jumbo Doc: Binus University
Ket. Binus University mengadakan acara Nonton Bareng (Nobar) Film Jumbo secara serentak di dua lokasi: CGV Central Park dan XXI Mall @Alam Sutera. Pada acara ini para alumni berbagi cerita proses produksi film animasi ini.

JAKARTA - Industri animasi Indonesia terus berkembang pesat dan menjadi salah satu pilar penting dalam ekonomi kreatif. Tak hanya menawarkan hiburan, animasi juga menjadi media penyampai nilai moral dan budaya yang relevan bagi masyarakat. Dengan semakin banyaknya karya lokal yang mampu bersaing di pasar global, peluang bagi talenta muda di bidang ini semakin terbuka luas.

Salah satu pencapaian yang mencerminkan kemajuan tersebut adalah film Jumbo karya animasi panjang yang menjadi bukti bahwa animator Indonesia mampu menghadirkan produksi berkualitas tinggi. Film ini menjadi tonggak penting dalam industri animasi tanah air, sekaligus pemacu semangat untuk terus berinovasi dan membawa animasi Indonesia ke tingkat yang lebih tinggi.

Sebagai bentuk dukungan terhadap industri animasi dan apresiasi atas karya kreatif anak bangsa, Binus University mengadakan acara Nonton Bareng (Nobar) Film Jumbo secara serentak di dua lokasi: CGV Central Park dan XXI Mall @Alam Sutera.

Acara ini menjadi lebih istimewa karena dihadiri langsung oleh para alumni Binus University yang terlibat dalam produksi film animasi Jumbo, sebuah karya yang telah mencatat lebih dari 3,5 juta penonton dalam 16 hari penayangan.

Di lokasi CGV Central Park, hadir empat alumni inspiratif: Garry Jordan Liwang (Effect, Lighting, Rendering, and Compositing (ELRC) Supervisor), Muchamad Ainnur Fadil, Rizqy Caesar Zulfikar, dan Kenneth Satriawira.

Sementara di XXI Mall @Alam Sutera, sesi chit-chat interaktif dihadiri oleh Felicia Natalie Karunia, yang berperan sebagai Character Designer dalam film tersebut. Para alumni membagikan cerita, proses kreatif, hingga tantangan di balik layar produksi Jumbo kepada para peserta nobar yang terdiri dari siswa SMA, Binusian, dan media.

Dekan School of Design Binus University, Danendro, M.Sn mengatakan, kehadiran para alumni Binus di balik film Jumbo merupakan cerminan nyata dari visi universitas dalam membentuk insan kreatif yang mampu menjawab tantangan industri. Dukungan Binus tidak hanya berhenti di ruang kelas, tapi juga melalui kolaborasi nyata dan ruang berekspresi di dunia profesional, termasuk menghadirkan para profesional ke lingkungan kampus.

“Ini adalah bentuk komitmen kami dalam membina dan memberdayakan generasi kreatif bangsa,” ujar dia melalui keterangan tertulis pada hari Minggu (20/4).

Film Jumbo bukan hanya menjadi hiburan, tetapi juga membawa pesan mendalam tentang persahabatan, keberanian, dan nilai-nilai kemanusiaan. Dukungan Binus University terhadap karya ini sejalan dengan visinya yaitu “Fostering and Empowering the Society in Building and Serving the Nation,” serta konsistensinya dalam membina talenta kreatif melalui School of Design.

Alumni dan ELRC Supervisor di film Jumbo Garry Jordan Liwang, turut membagikan pandangannya. Menurut dia sebagai alumni Binus, ia merasa sangat didukung sejak awal proses belajar hingga terjun ke industri. Bisa kembali ke kampus dalam suasana apresiasi seperti ini sangat berarti.

“Semoga kehadiran kami bisa menginspirasi adik-adik mahasiswa untuk terus percaya bahwa karya besar dimulai dari langkah kecil yang konsisten,” ujarnya.

Binus University berkomitmen untuk terus mendukung karya alumni dan mendorong pertumbuhan industri animasi di Indonesia melalui pendidikan berbasis industri, kolaborasi dengan pelaku kreatif, serta ekosistem yang memberdayakan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Penyanyi Emka 9 Kanaya Whu Meninggal Dunia di RSHS, Dedi Mulyadi Ungkap Sempat Berjuang Melawan Kanker

Penyanyi Emka 9 Kanaya Whu Meninggal Dunia di RSHS, Dedi Mulyadi Ungkap Sempat Berjuang Melawan Kanker

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.