Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

NTB Benahi Infrastruktur Dermaga Wisata untuk Dongkrak Kunjungan Turis

📅 Kamis, 03 Apr 2025, 22:30 WIB | Oleh:
NTB Benahi Infrastruktur Dermaga Wisata untuk Dongkrak Kunjungan Turis Doc: ANTARA/Ahmad Subaidi
Ket. Ilustrasi - Wisatawan kapal pesiar Sun Princess tiba di Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, NTB, Jumat (15/3/2019). Sebanyak 2191 wisatawan asal Australia tersebut akan mengunjungi obyek-obyek wisata seperti Taman Pura Narmada, Taman Pura Mayure, Senggigi

Mataram - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) berupaya meningkatkan kunjungan wisatawan dengan membenahi infrastruktur dermaga agar memudahkan aksesibilitas turis dari Bali ke Nusa Tenggara Barat.

Kepala Dinas Pariwisata NTB Jamaluddin Malady di Mataram, Kamis (3/4), mengatakan pemerintah daerah mengembangkan Dermaga Senggigi yang berada di Lombok Barat agar dapat disandari oleh kapal-kapal cepat yang mengangkut banyak penumpang.

"Di sana mau dibuat semacam harbour supaya turis tidak lagi ke Gili Tramena (Trawangan, Meno, dan Air)," ujarnya.

Jamaluddin menuturkan selama ini para wisatawan yang datang dari Bali langsung berlayar menuju ke kawasan Gili Tramena untuk menikmati wisata bawah laut. Setelah dari Gili Tramena, wisatawan baru menuju ke Pelabuhan Bangsal di daratan Lombok Utara, lalu balik lagi ke Bali.

Pemerintah NTB saat ini sedang menggodok aturan pelayaran langsung dari Bali ke Senggigi, termasuk memperdalam dermaga tersebut agar dapat disandari oleh kapal-kapal cepat yang cukup besar.

Langkah itu dilakukan untuk menghidupkan kembali kawasan Senggigi yang mati suri ditinggal wisatawan semenjak ada pelayaran langsung dari Bali ke Gili Tramena, serta pengembangan kawasan wisata Kuta Mandalika di Lombok Tengah.

"Informasi yang kami dengar memang sudah ada anggaran dari Kabupaten Lombok Barat, karena itu kewenangan Lombok Barat," kata Jamaluddin.

Lebih lanjut dia menyampaikan bahwa pembenahan infrastruktur dermaga wisata bertujuan untuk mempermudah pendataan jumlah kunjungan wisatawan yang masuk ke Nusa Tenggara Barat melalui transportasi laut.

Selama ini angka statistik kunjungan turis lebih banyak bersumber dari data penerbangan pesawat di Bandara Lombok, sedangkan data kunjungan turis melalui jalur laut hanya berasal dari pelabuhan besar berupa Pelabuhan Lembar ataupun Gili Mas yang menghubungkan Nusa Tenggara Barat dengan beberapa provinsi lain di Indonesia.

"Ketersediaan angka kunjungan wisatawan melalui kapal cepat penting agar kami bisa mendata negara mana saja yang paling banyak datang ke Lombok, sehingga memudahkan kami untuk melakukan promosi," kata Jamaluddin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.