Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dukung Iklim Investasi dan Pariwisata, Imigrasi Maluku Perkuat Pengawasan

📅 Kamis, 02 Jul 2026, 06:30 WIB | Oleh:
Dukung Iklim Investasi dan Pariwisata, Imigrasi Maluku Perkuat Pengawasan Doc: antara foto
Ket. Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Maluku Gindo Ginting di Ambon, Rabu (1/7).

AMBON - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Maluku memperkuat pengawasan keimigrasian guna mendukung iklim investasi dan sektor pariwisata setempat melalui penguatan fungsi intelijen, penegakan hukum, serta sinergi berbagai pemangku kepentingan.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Maluku Gindo Ginting di Ambon, Rabu (1/7), mengatakan penguatan pengawasan menjadi prioritas mengingat Maluku merupakan daerah kepulauan yang memiliki wilayah perbatasan, pulau-pulau terluar, serta mobilitas masyarakat yang cukup tinggi.

"Keberhasilan penyelenggaraan keimigrasian tidak hanya diukur dari pelayanan yang cepat dan berkualitas, tetapi juga dari kemampuan institusi menjaga kedaulatan negara melalui pengawasan yang efektif, penegakan hukum yang berkeadilan, serta keterlibatan masyarakat dalam menciptakan situasi keimigrasian yang kondusif," katanya.

Ia mengatakan penguatan pengawasan akan dilakukan melalui koordinasi dengan pemerintah daerah, TNI, Polri, serta instansi terkait lainnya guna menekan potensi kerawanan keimigrasian dengan pendekatan kolaboratif dan preventif.

Selain itu, Kanwil Direktorat Jenderal Imigrasi Maluku akan mengoptimalkan Program PIMPASA dan Desa Binaan Imigrasi sebagai upaya meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mendukung pengawasan keimigrasian hingga tingkat desa.

Menurut Gindo, penyelenggaraan tugas keimigrasian harus dilaksanakan secara akuntabel, transparan, profesional, dan berorientasi pada hasil dengan menjunjung tinggi integritas sebagai landasan pelayanan kepada masyarakat.

Ia menambahkan penguatan fungsi keimigrasian juga diharapkan mampu mendukung iklim investasi dan sektor pariwisata di Maluku melalui pelayanan yang prima tanpa mengabaikan aspek keamanan serta kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

"Kolaborasi menjadi kunci dalam menghadapi berbagai tantangan keimigrasian yang terus berkembang. Dengan budaya kerja yang berintegritas dan profesional, kami optimistis dapat meningkatkan kinerja organisasi sekaligus memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah dan keamanan nasional," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...

Trump Tuding Zelenskyy Tak Ingin Akhiri Perang

44 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Trump Tuding Zelenskyy Tak ...
Luar Negeri
Filipina Panggil Dubes Tion...
Olahraga
Pemain Indonesia Saling Jeg...
Advertisement
Usai Prancis Membara, Kini Meksiko Rusuh Gara-gara Krisis Air

Usai Prancis Membara, Kini Meksiko Rusuh Gara-gara Krisis Air

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.