Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tak Lagi Muda, Lansia Panti Wreda di Surabaya Tetap Antusias Ikuti Lomba Agustusan

📅 Rabu, 12 Agu 2026, 13:53 WIB | Oleh:
Tak Lagi Muda, Lansia Panti Wreda di Surabaya Tetap Antusias Ikuti Lomba Agustusan Doc: Istimewa
Ket. Meski gerakan mereka tak lagi secepat peserta lomba pada umumnya, para lansia tetap menunjukkan antusiasme.

SURABAYA - Suasana berbeda terasa di Griya Wreda Jambangan, Surabaya, Rabu (11/8). Puluhan lansia yang sudah tidak lagi muda kembali merasakan kemeriahan lomba Agustusan, lengkap dengan semangat berkompetisi dan kegembiraan seperti ketika mereka masih muda.

Sekitar 100 lansia dari lebih dari 300 penghuni Griya Wreda ikut ambil bagian dalam berbagai perlombaan yang digelar untuk menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Mereka mengikuti lomba balap kelereng, kempit balon, hingga makan kerupuk.

Meski gerakan mereka tak lagi secepat peserta lomba pada umumnya, para lansia tetap menunjukkan antusiasme. Ada yang serius menjaga kelereng agar tidak jatuh, ada yang berusaha menyelesaikan tantangan dengan keterbatasan gerak, hingga peserta yang tetap bersemangat mengikuti lomba makan kerupuk.

Bagi para lansia tersebut, perlombaan bukan sekadar mencari pemenang. Momen itu menjadi kesempatan untuk kembali mengenang suasana masa muda sekaligus menikmati kebersamaan bersama teman-teman seusianya.

Salah seorang penghuni Griya Wreda, Santini, bahkan mengikuti dua perlombaan sekaligus, yakni balap kelereng dan makan kerupuk. Ia mengaku sangat senang meski menyadari dirinya tidak lagi selincah ketika masih muda.

“Hatinya senang, menggebu-nggebu lah. Jadi teringat masa muda dulu. Apalagi dapat hadiah, malah senang,” kata Santini.

Kemeriahan tersebut menjadi pemandangan yang cukup unik. Para lansia yang biasanya menjalani aktivitas dengan ritme lebih tenang, hari itu justru terlihat antusias menunggu giliran dan memberikan dukungan kepada peserta lainnya.

Kepala Dinas Sosial Kota Surabaya Antiek Sugiharti mengatakan kegiatan tersebut sengaja dibuat untuk menghadirkan kembali suasana kebersamaan yang mungkin pernah dirasakan para lansia ketika masih aktif di tengah masyarakat.

“Yang pertama membuat kebersamaan antar lansia ini, karena rata-rata mereka sudah tidak memiliki keluarga tapi dulunya mereka hidup bersama masyarakat, sehingga di HUT Kemerdekaan ini mereka juga bisa mengulang kembali (ingatan) mereka bersama-sama.”

Menurut Antiek, kegiatan sederhana seperti perlombaan juga memiliki manfaat bagi para lansia. Selain menjadi hiburan dan aktivitas fisik ringan, interaksi bersama teman-teman dinilai dapat membantu menjaga daya pikir dan memberikan suasana bahagia.

“Supaya daya pikirnya, kesehatan untuk berpikirnya dengan berkumpul bersama teman-temannya ini menjadi salah satu terapi yang membuat bahagia,” jelasnya.

Dari lebih dari 300 penghuni Griya Wreda, hanya sekitar 100 lansia yang dapat mengikuti perlombaan secara langsung karena sebagian lainnya sudah tidak mampu melakukan aktivitas fisik. Namun, mereka tetap bisa menikmati kemeriahan dengan menyaksikan perlombaan dari dalam ruangan.

Kemeriahan juga semakin terasa karena panitia menyiapkan hadiah yang tidak biasa. Para pemenang mendapatkan makanan yang menjadi menu favorit mereka, tentunya dengan tetap memperhatikan aspek kesehatan.

“Mereka bahagia, mereka senang dengan acara ini. Kami juga menyiapkan hadiah untuk mereka, yakni makanan-makanan yang disukai selama ini.”

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

50 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Ekonomi
BNI Perkuat Komitmen Lestar...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.