Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Terminal Lebak Bulus nilai kenaikan harga tiket masih batas normal

📅 Jumat, 21 Mar 2025, 15:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Terminal Lebak Bulus nilai kenaikan harga tiket masih batas normal Doc: ANTARA/Luthfia Miranda Putri.
Ket. Suasana kios tiket di Terminal Lebak Bulus menjelang Lebaran atau Hari Raya Idul Fitri, Jakarta, Jumat (21/3).

Jakarta -- Pengelola Terminal Lebak Bulus, Jakarta Selatan, menilai kenaikan harga tiket masih sesuai batas normal di masa arus mudik Lebaran 2025 atau menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah.

"Tiket naik itu masih batas normal, naiknya enggak signifikan sesuai batas kewajaran," kata Kepala Terminal Lebak Bulus Iman Syafril kepada wartawan di Jakarta, Jumat.

Iman mengatakan, pihaknya terus memantau kenaikan harga tiket agar tetap dalam batas normal demi masyarakat masih bisa menjangkau.

Pihaknya juga akan mengawasi kepada pengurus bis agar tidak melakukan tindakan kecurangan.

"Jangan sampai ada permainan kenaikan tiket yang tidak wajar. Seandainya kedapatan kita proses, kita panggil pihak tersebut," ujarnya.

Penjaga kios tiket bus Sahaalah yang bernama Atiq mengatakan, pihaknya mematok harga menyesuaikan permintaan.

"Untuk harga tiket bus eksekutif pada hari ini seharga Rp420 ribu yang sebelumnya Rp310 ribu," ujar Atiq.

Sedangkan untuk bus ekonomi dibanderol harga Rp320 ribu yang sebelumnya Rp270 ribu. Kebanyakan tujuan penumpang, yakni Semarang dan Rembang.

Pengelola Terminal Lebak Bulus, Jakarta Selatan, memprediksi puncak arus mudik terjadi pada H-3 Lebaran atau Jumat (28/3) mendatang.

Adapun prediksi penumpang pada puncak arus mudik, yakni mencapai 400 orang dibandingkan pada hari normalnya biasa sebanyak 150 orang.

Pengelola Terminal Lebak Bulus, Jakarta Selatan, telah melakukan uji kelaikan bus (ramp check) menjelang mudik Lebaran 1446 Hijriah atau Hari Raya Idul Fitri 2025.

Dalam "ramp check" pemeriksaannya meliputi fisik bus mulai dari sistem rem, setir, lampu dan komponen lainnya. Kemudian juga mengecek kesehatan pengemudi di posko kesehatan.

Kegiatan "ramp check" ini dilaksanakan sejak Jumat (21/3) hingga Minggu (30/3).

Sebanyak 53 petugas gabungan yang dikerahkan berasal dari Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan, Unit Pengelola Pengujian Kendaraan Bermotor (UP PKB) Jagakarsa dan Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank
    Preview komentar:
    Ini sudah masuk kategori -menghalang-halangi penyampaian pendapat- atau ...
  • Kemenperin Ajak IKM Jadi Pemasok Industri Kendaraan Listrik Nasional
    Preview komentar:
    Langkah Kemenperin yang menjembatani kebutuhan OEM dengan kapasitas ...
  • Bukan Sekadar Hobi, Industri Modifikasi Otomotif jadi Bagian Ekraf, Ciptakan Nilai Tambah Ekonomi
    Preview komentar:
    Langkah kolaboratif antara NMAA, IMI, dan pemerintah ini ...
Daerah
BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susu...
Nasional
DPR Dorong Pemerintah Buka ...
Megapolitan
Parkir Rp60.000 per Jam Bik...
Megapolitan
Nasib 193 Pedagang Ikan Kra...
Megapolitan
Pedagang Ikan Pasar Kramat ...
Daerah
Kabut asap batasi jarak pan...
Ekonomi
Di BNI WondrX 2026, BNI Sek...
Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

24 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.