Sekolah Rakyat Diprioritaskan untuk Warga Terdekat
📅 Kamis, 20 Mar 2025, 23:34 WIB | Oleh: Muhamad Ma'rup
Doc: Istimewa
JAKARTA - Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf, mengatakan, Sekolah Rakyat akan diprioritaskan bagi warga terdekat. Untuk siswa, pemilihannya akan menyesuaikan dengan Data Tunggal Sosial Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
"Kita akan mencoba cari keluarga yang memiliki anak mau masuk SMA misalnya, di sekitar Pondok Indah ini, kemudian juga secara umum di Jakarta Selatan," ujar Mensos, saat meninjau lokasi Sekolah Rakyat di Jakarta, Kamis (20/3).
Dia menjelaskan, anak-anak yang masuk kategori miskin yang berada dalam desil 1 hingga desil 3 akan didata. Setelah itu, mereka akan dites.
"Jadi, kita tentu pilih mereka yang memang berniat betul untuk belajar ke sekolah," katanya.
Gus Ipul menuturkan siswa yang akan masuk Sekolah Rakyat juga harus memenuhi persyaratan. Di antaranya, melalui tahap administrasi, tes akademik, hingga memiliki komitmen tidak putus sekolah di tengah jalan dan harus mengikuti proses sampai tuntas.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Nanti ada proses selanjutnya, ada psikolognya juga, nanti kita akan mengetahui tentang karakter dan mental. Maka itulah Presiden ingin ada semacam matrikulasi atau adaptasi, orientasi," katanya.
Menurutnya, bila siswa yang akan belajar di Sekolah Rakyat telah melalui masa orientasi atau pengenalan, maka saat mereka memasuki proses belajar sudah memiliki frekuensi yang sama.
"Proses orientasinya ini mungkin memakan waktu yang cukup lama," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dia mengatakan proses orientasi ini juga banyak dilakukan di sekolah lainnya. Ia menyebutkan kemungkinan masa orientasi akan membutuhkan waktu sekitar 6 bulan.
"Agar satu rombel memiliki kesiapan mental yang sama, paling enggak pemahaman dasarnya sudah sama," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!