Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

11 Bulan Berjalan, Sekolah Rakyat Cetak Siswa Lebih Disiplin dan Percaya Diri

📅 Jumat, 26 Jun 2026, 22:55 WIB | Oleh:
11 Bulan Berjalan, Sekolah Rakyat Cetak Siswa Lebih Disiplin dan Percaya Diri Doc: Koran Jakarta/ Selocahyo
Ket. Gus Ipul juga mengumumkan kabar baik bagi masyarakat Surabaya. Gedung permanen Sekolah Rakyat yang berlokasi di kawasan Kedung Cowek ditargetkan mulai digunakan pada Juli 2026 untuk menyambut tahun ajaran 2026/2027.

SURABAYA – Program Sekolah Rakyat yang digagas Kementerian Sosial mulai menunjukkan hasil yang menggembirakan. Setelah hampir 11 bulan berjalan, para siswa dinilai mengalami perubahan signifikan, mulai dari meningkatnya kedisiplinan, rasa percaya diri, semangat belajar, hingga kondisi kesehatan dan pertumbuhan yang semakin baik.

Hal itu disampaikan Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf atau Gus Ipul saat menghadiri Open House Sekolah Rakyat bagi orang tua dan calon siswa di Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Jumat (26/6).

Menurut Gus Ipul, perubahan positif tersebut merupakan buah dari pendampingan intensif yang dilakukan kepala sekolah, guru, wali asrama, wali asuh, serta seluruh tenaga kependidikan. Ia menilai model pendidikan berasrama yang diterapkan Sekolah Rakyat mampu membentuk karakter sekaligus meningkatkan kualitas akademik para siswa.

Tak hanya menitikberatkan pada prestasi belajar, Sekolah Rakyat juga membangun kepercayaan diri dan kemandirian peserta didik. Hal itu terlihat dari keberanian para siswa tampil di atas panggung, menjawab pertanyaan dengan tegas, serta menunjukkan optimisme terhadap masa depan saat kegiatan open house berlangsung.

Saat ini, Sekolah Rakyat telah beroperasi di 166 titik di berbagai daerah di Indonesia. Pemerintah terus melakukan evaluasi untuk menyempurnakan program, termasuk mengkaji penambahan guru dan tenaga kependidikan serta memperkuat kolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi agar kualitas pembelajaran semakin optimal.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Ipul juga mengumumkan kabar baik bagi masyarakat Surabaya. Gedung permanen Sekolah Rakyat yang berlokasi di kawasan Kedung Cowek ditargetkan mulai digunakan pada Juli 2026 untuk menyambut tahun ajaran 2026/2027.

Gedung baru itu nantinya akan menjadi pusat pembelajaran bagi siswa jenjang SD, SMP, dan SMA yang berasal dari keluarga kurang mampu. Untuk tahun ajaran mendatang, Kota Surabaya mendapat alokasi 270 siswa baru, masing-masing 90 siswa untuk jenjang SD, SMP, dan SMA.

Mensos turut menyampaikan apresiasi kepada Unesa, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, dan Pemerintah Kota Surabaya atas dukungan yang diberikan sejak awal penyelenggaraan Sekolah Rakyat. Berkat kolaborasi tersebut, Jawa Timur kini menjadi provinsi dengan jumlah titik penyelenggaraan Sekolah Rakyat terbanyak di Indonesia.

Pemerintah berharap evaluasi dan penguatan program terus dilakukan agar Sekolah Rakyat tidak hanya menjadi akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, tetapi juga menjadi model pendidikan yang berhasil mencetak generasi berkarakter, mandiri, dan siap menghadapi masa depan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Fenomena Langit Agustus 2026: Gerhana Matahari Total, Hujan Meteor, Blood Moon hingga 6 Planet Sejajar
    Preview komentar:
    Membaca rangkuman fenomena langit Agustus 2026 di artikel ...
  • Ekonom Optimistis Sektor Infrastruktur Telko Tetap Bersinar dalam Lima Tahun Mendatang
    Preview komentar:
  • Tantangan Sekolah Swasta: Persaingan Semakin Berat
    Preview komentar:
    Lanjudkan tetap setia hadir untuk melayani
Advertisement
gaia musik festival
Anak Fandi Ahmad Siap Mengobrak-abrik Pertahanan Skuad Garuda   

Anak Fandi Ahmad Siap Mengobrak-abrik Pertahanan Skuad Garuda  

06 Aug 2026
Pilihan Pembaca
# 6
Berpotensi Melemah, 6 Agustus 2026
📅 Kamis, 06-Agu-2026
# 6
Berpotensi Melemah, 6 Agustus 2026
📅 Kamis, 06-Agu-2026
Berpotensi Melemah, 6 Agustus 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.