Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dicky Chandra Harap Bahan Baku MBG Manfaatkan Produk Lokal Tasikmalaya

📅 Selasa, 18 Mar 2025, 20:23 WIB | Oleh:
Dicky Chandra Harap Bahan Baku MBG Manfaatkan Produk Lokal Tasikmalaya Doc: (ANTARA/HO-Pokja Pemkot Tasikmalaya)
Ket. Wakil Wali Kota Tasikmalaya Dicky Chandra meninjau pembagian program Makan Bergizi Gratis di SMP Negeri 12 Kawalu, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Selasa (18/3).

TASIKMALAYA - Wakil Wali Kota Tasikmalaya Dicky Chandra menyatakan bahan baku untuk kebutuhan program Makan Bergizi Gratis (MBG) anak sekolah dapat memanfaatkan produk lokal sebagai upaya mengembangkan perekonomian di daerah itu.

"Diharapkan sebisa mungkin makanan bergizinya itu didapatkan asli dari Kota Tasikmalaya supaya ada perputaran ekonomi di Kota Tasikmalaya," katanya saat meninjau pembagian program MBG di SMP Negeri 12 Kawalu, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Selasa (18/3).

Ia menuturkan program MBG sudah berjalan di Kota Tasikmalaya, salah satunya sudah dilaksanakan pembagian produk makanan kemasan atau bahan kering yang dapat dikonsumsi saat buka puasa di SMP Negeri 12 Kawalu.

Saat ini, kata dia, program MBG yang dibagikan bukan produk makanan basah yang siap disantap oleh anak-anak pelajar, melainkan berupa produk makanan kering agar bisa dimakan pada waktu buka puasa.

1742300008_5b631e8908f2cf053c8e.jpeg

Terkait dengan sajian makanan basah, kata dia, dapat memanfaatkan bahan baku, seperti telur, sayuran, maupun daging yang bisa dibeli dari peternak maupun petani setempat.

"Pascapuasa makannya makanan basah, otomatis ada telur segala macam yang bisa membantu para petani atau para peternak yang ada di Kota Tasikmalaya, kalau sekarang ini kan masih menggunakan makanan kering," katanya.

Ia menyampaikan program pemerintah pusat itu langkah untuk memenuhi kebutuhan gizi anak-anak yang harus dijalankan di setiap daerah, termasuk Kota Tasikmalaya, untuk menjadikan generasi bangsa yang pintar dan kuat.

Meski anak-anak sudah mendapatkan makanan bergizi di sekolah, kata dia, untuk sehari-harinya anak-anak tetap harus mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi.

"Saya sampaikan kepada anak-anak senantiasa memakan makanan yang bergizi terlepas dari yang sudah disediakan pemerintah," katanya.

Ia menyampaikan terkait dengan kelebihan dan kekurangan dalam program itu, akan ada evaluasi agar program tersebut berjalan sesuai harapan bersama dalam memenuhi kebutuhan gizi generasi bangsa.

Menurut dia, pemenuhan gizi bagi anak-anak dengan kondisi ekonomi yang mampu tentu sudah memperhatikan kebutuhan gizi, sedangkan kalangan ekonomi menengah ke bawah masih kurang, sehingga perlu menjadi perhatian pemerintah.

"Ini mungkin saya melihat pemerintah ingin memperbaiki sisi itu (yang kekurangan makanan)," katanya.

Kepala SMP Negeri 12 Kawalu Kota Tasikmalaya Ade Nuriadin mengatakan pembagian program MBG baru dilaksanakan dua hari yang berjalan lancar sesuai kebutuhan siswa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Abu Vulkanik Masih Bisa Menembus Masker N95, Kecuali Diberi Tambahan
    Pantesan negara ga maju2, profesor UI lohhhh , ...
  • BTN Dorong Industri Kopi Indonesia Naik Kelas Lewat Kolaborasi dan Digitalisasi
    Langkah luar biasa dari BTN dalam menginisiasi kolaborasi ...
  • OJK Bubarkan 58 Dana Pensiun, Ada Apa dengan Industri Pensiun RI?
    Meskipun terdapat pembubaran puluhan dana pensiun pemberi kerja, ...
  • Kini Deli Serdang Kembangkan Industri Jamur Menggunakan Elektrifikasi, Bisa Ditiru
    Inisiatif pemanfaatan teknologi elektrifikasi melalui mesin pengaduk media ...
  • Perkuat Daya Saing di Tengah Dinamika Pasar Global, VDNI Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan di 2026
    Langkah strategis PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) ...
Olahraga
Ferrari Janji Bangkit di Ma...
Advertisement
Dokumenter Elon Musk Bikin Heboh, Sisi Kontroversial Sang Miliarder Dibongkar

Dokumenter Elon Musk Bikin Heboh, Sisi Kontroversial Sang Miliarder Dibongkar

09 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.