Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ibu Menyusui Apakah Aman Konsumsi Cokelat? Ini Dia Dampaknya bagi Bayi Anda!

4 Sabtu, 08 Agu 2026, 06:31 WIB | Oleh:
Ibu Menyusui Apakah Aman Konsumsi Cokelat? Ini Dia Dampaknya bagi Bayi Anda! Ibu Menyusui Apakah Aman Konsumsi Cokelat? Ini Dia Dampaknya bagi Bayi Anda! Doc: ANTARA/Pixabay/StockSnap
Ket. Ilustrasi cokelat.

JAKARTA - Cokelat menjadi salah satu camilan favorit banyak orang karena rasanya yang manis dan teksturnya yang lembut. Namun, bagi ibu yang sedang menyusui, muncul pertanyaan apakah makanan ini aman dikonsumsi dan apakah dapat memengaruhi kesehatan bayi melalui air susu ibu (ASI).

Kabar baiknya, ibu menyusui tetap boleh mengonsumsi cokelat. Namun, seperti halnya makanan lain, konsumsinya perlu dibatasi agar tidak berlebihan. Pasalnya, sebagian jenis cokelat mengandung kafein dan theobromine yang dapat masuk ke dalam ASI dan berpotensi memengaruhi kondisi bayi yang sensitif terhadap kedua zat tersebut.

Lalu, apa saja yang perlu diperhatikan saat makan cokelat selama menyusui? Berikut penjelasannya.

Bolehkah ibu menyusui makan cokelat?

Menurut informasi yang dikutip dari Mom Junction, ibu menyusui tetap diperbolehkan mengonsumsi cokelat. Akan tetapi, jumlahnya sebaiknya tidak berlebihan karena cokelat umumnya mengandung manis dan lemak yang cukup tinggi, sementara kandungan gizinya tidak sebanyak makanan sehat lainnya.

Selain itu, beberapa jenis cokelat juga mengandung kafein. Kafein yang dikonsumsi ibu dapat berpindah ke ASI dalam jumlah kecil. Pada sebagian bayi, terutama yang masih berusia sangat muda, paparan kafein dapat menyebabkan bayi menjadi lebih rewel, mudah marah, sulit tidur, atau mengalami gangguan pola tidur.

Meski demikian, bukan berarti ibu menyusui harus menghindari kafein sepenuhnya. Secara umum, batas konsumsi kafein yang dianjurkan bagi ibu menyusui adalah tidak lebih dari 300 miligram per hari atau setara dengan sekitar dua cangkir kopi.

Kandungan theobromine dalam cokelat juga perlu diperhatikan

Selain kafein, cokelat juga mengandung senyawa alami bernama theobromine. Senyawa ini berasal dari biji kakao dan menjadi salah satu komponen utama dalam cokelat.

Menurut ahli gizi Des Horsman yang dikutip dari Living and Loving, makanan yang dikonsumsi ibu memang tidak seluruhnya berpindah ke dalam ASI. Namun, beberapa zat tertentu dapat memengaruhi komposisi ASI dan memberikan dampak pada bayi.

Dark chocolate atau cokelat hitam memiliki kandungan kakao yang lebih tinggi sehingga kadar theobromine dan kafeinnya juga lebih banyak dibandingkan cokelat susu.

Meski demikian, kandungan theobromine dalam cokelat umumnya tidak menjadi masalah apabila dikonsumsi dalam jumlah sedang. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa bayi masih dapat mentoleransi paparan sekitar 10 miligram theobromine per hari.

Namun, apabila jumlah theobromine yang masuk terlalu banyak, terutama bila disertai asupan kafein yang tinggi, bayi dapat mengalami gangguan seperti perut kembung atau pembentukan gas berlebih.

Perhatikan reaksi bayi setelah ibu mengonsumsi cokelat

Setiap bayi memiliki tingkat sensitivitas yang berbeda terhadap makanan yang dikonsumsi ibunya. Oleh karena itu, ibu menyusui disarankan untuk memperhatikan apakah ada perubahan pada kondisi bayi setelah mengonsumsi cokelat.

Beberapa tanda yang perlu diwaspadai antara lain:

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...

Malaysia Benar-benar Menggunduli Indonesia

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Malaysia Benar-benar Menggu...
Megapolitan
Cari Solusi Problem Kota-ko...

Cadangan Gas Eropa Terendah Sejak 2013

1.5 jam yang lalu | Lukman

Luar Negeri
Cadangan Gas Eropa Terendah...
Nasional
Daya Beli Melemah, Penguata...
Megapolitan
Anggaran Perumahan Jakarta ...
Advertisement
Terkonfirmasi, Jenderal LSP Ditahan di Rutan Mabes Polri   

Terkonfirmasi, Jenderal LSP Ditahan di Rutan Mabes Polri  

03 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.