Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pelaku Pengeboman ikan di Gorontalo DItangkap

📅 Senin, 17 Mar 2025, 01:20 WIB | Oleh:
Pelaku Pengeboman ikan di Gorontalo DItangkap Doc: ANTARA/HO-Ditpolairud Polda Gorontalo
Ket. Personel Ditpolairdud Polda Gorontalo menunjukkan barang bukti dan pelaku pengeboman ikan di Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, Senin (10/3).

Kabupaten Pohuwato -- Personel Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Gorontalo menyatakan telah menangkap tiga orang warga pelaku pengeboman ikan di wilayah perairan Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo.

Komandan Kapal Polisi XXIX-1002 Ditpolairud Polda Gorontalo Bripka Alski S. Sumasa di Gorontalo, Minggu, mengatakan tiga orang nelayan asal Desa Torosiaje, Kecamatan Popayato itu, tertangkap tangan melakukan penangkapan ikan ilegal menggunakan bom rakitan di sekitar perairan Tanjung Panjang pada Senin (10/3).

"Ketiganya masing-masing berinisial IA, EA dan DA. Mereka tertangkap tangan melakukan penangkapan ikan secara ilegal, yaitu menggunakan bom," ucap Bripka Alski.

Ia menjelaskan pengungkapan kasus itu berawal dari laporan masyarakat tentang maraknya praktik ilegal yang merusak ekosistem laut, di sekitar perairan Tanjung Panjang, Kabupaten Pohuwato.

Atas laporan itu kata dia, tim segera berpatroli ke wilayah tersebut dan melakukan pengintaian terhadap salah satu perahu nelayan yang dicurigai sedang beraktivitas secara ilegal.

Saat melakukan pengintaian, ia dan personel mendengar suara ledakan yang diduga berasal dari bom ikan, sehingga langsung mendekati perahu tersebut untuk melakukan pemeriksaan.

Sebelumnya, perahu nelayan tanpa nama itu sempat berusaha melarikan diri ke arah Tanjung Panjang, bahkan mereka sempat membuang barang bukti berupa beberapa alat peledak ke laut.

Untuk mencegah para pelaku melarikan diri lebih jauh, anggota terpaksa melepaskan tembakan peringatan ke udara, sehingga nelayan segera melambatkan laju perahu yang mereka gunakan.

Sebaiknya Anda baca juga:

Selain tiga warga, pihaknya juga mengamankan barang bukti seperti perahu, mesin, bom ikan siap pakai, sumbu detonator, dan peralatan penangkapan ikan lainnya.

Para pelaku dan barang bukti, kata dia, langsung dibawa ke pos Polairud unit Marisa Kabupaten Pohuwato, untuk dilakukan penyelidikan dan proses hukum lebih lanjut.

"Mereka terancam akan dijerat dengan Undang-Undang Perikanan, penyalahgunaan senjata tajam, senjata api, dan bahan peledak," imbuhnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.