Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Trump Ingin Buka Ladang Gas di Alaska untuk Ditawarkan ke Asia

📅 Sabtu, 22 Feb 2025, 01:05 WIB | Oleh:
Trump Ingin Buka Ladang Gas di Alaska untuk Ditawarkan ke Asia Doc: ROBERTO SCHMIDT/AFP
Ket. Presiden AS, Donald Trump.

TOKYO - Presiden Donald Trump saat makan siang dengan mitranya dari Jepang bulan ini meminta bagaimana supaya Tokyo dapat membantu mewujudkan proposal berusia puluhan tahun untuk membuka gas di Alaska dan mengirimkannya ke sekutu-sekutu Amerika Serikat (AS) di Asia.

Dua pejabat yang diberi pengarahan dalam pembicaraan tertutup tersebut mengatakan Trump dan raja energi Doug Burgum membingkai usaha tersebut sebagai cara bagi Jepang untuk mengganti pengiriman energi dari Timur Tengah dan mengatasi ketidakseimbangan perdagangannya dengan AS.

Perdana Menteri Jepang Shigeru Ishiba ingin memastikan pertemuan pertama yang positif dan mencegah tarif AS yang merugikan dengan menyampaikan nada optimis tentang proyek LNG Alaska meskipun Tokyo meragukan kelayakannya.

Ishiba mengatakan kepada Trump dan Burgum bahwa ia berharap Jepang dapat berpartisipasi dalam proyek senilai 44 miliar dollar AS itu, kata para pejabat yang tidak mau disebutkan namanya karena sensitivitas pembicaraan tersebut.

Trump berulang kali menyebut proyek tersebut dalam pernyataan publiknya setelah makan siang. Ishiba tidak menyebutkannya, dan tidak ada referensi tentang hal itu dalam pernyataan resmi pembicaraan tersebut.

Wawancara Reuters termasuk pejabat AS dan Asia saat ini dan sebelumnya, menunjukkan bagaimana pemerintahan Trump bergerak untuk merombak hubungan ekonomi dengan Asia Timur dengan mengikat sekutu regional ke Washington melalui peningkatan investasi dalam bahan bakar fosil Amerika, khususnya LNG.

Reuters menemukan bahwa promosi dagang AS tersebut bertujuan untuk memanfaatkan kekhawatiran di ibu kota Asia tentang tarif dan keamanan jalur laut yang mengangkut impor energi mereka. Rincian tentang pertukaran di balik layar dan hal-hal spesifik tentang pendekatan AS tersebut belum pernah dilaporkan sebelumnya.

Sementara proposal Alaska LNG menghadapi kendala biaya dan logistik, Jepang, Korea Selatan, Taiwan dan negara lainnya menyetujui gagasan untuk meningkatkan impor gas AS secara lebih luas, yang dapat memperkuat ekonomi AS dan melemahkan pengaruh Tiongkok dan Russia.

Partisipasi Jepang dalam strategi Trump yang muncul akan sangat penting: Jepang adalah pembeli LNG nomor 2 di dunia, investor utama dalam infrastruktur energi, dan pusat perdagangan dengan kelebihan LNG yang dapat membantu membuka pasar baru untuk gas AS di Asia Tenggara.

“Jika pemerintahan Trump berhasil, LNG AS akan mengalir dalam jumlah besar ke Jepang dan Korea Selatan, lalu mengalir ke hilir...sehingga Asia Tenggara akan bergantung secara ekonomi pada AS,” kata Kenneth Weinstein, kepala lembaga riset konservatif untuk Jepang di Hudson Institute. “Ini akan mengubah peta ketergantungan energi,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Polisi Vietnam Sita 500 Kucing Curian yang akan Diambil Dagingnya

59 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Polisi Vietnam Sita 500 Kuc...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Verifikasi Calon Penerima Program Bedah Rumah Capai 300 Ribu Unit

Verifikasi Calon Penerima Program Bedah Rumah Capai 300 Ribu Unit

17 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.