Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penguatan Parenting Penting Cegah Kekerasan

📅 Jumat, 03 Jan 2025, 10:58 WIB | Oleh:
Penguatan Parenting Penting Cegah Kekerasan Doc: Istimewa
Ket. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti.

Penguatan parenting atau pengasuhan penitng untuk mencegah kekerasan. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menyatakan, parenting menjadi penting karena banyak persoalan kekerasan terjadi di rumah tangga.

“Parenting itu juga perlu diperkuat, karena banyak persoalan yang terjadi menyangkut kekerasan itu sebagainya justru di rumah tangga,” ujar Abdul Mu’ti, di Jakarta, Kamis (2/1).

Dia menjelaskan, tingkat kekerasan dalam rumah tangga termasuk yang paling banyak dengan angka sebesar 54 persen. Pihaknya akan berkolaborasi dengan berbagai kementerian termasuk dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) untuk memperkuat hal tersebut.

“Jadi mungkin perlu ada mungkin apakah perpres ataukah mungkin impres atau bentuk lain yang menjadi payung hukum bagi kami untuk bergerak bersama-sama dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman,” jelasnya.

Sementara itu, Menteri PPPA, Arifah Fauzi, menyebut, pihaknya telah menyediakan beragam kanal pelaporan terkait kekerasan yang terjadi pada perempuan dan anak. Menurutnya, perlu kolaborasi dengan berbagai pihak agar kanal tersebut tersosialisasikan dengan baik.

“Jadi sebetulnya sudah ada beberapa yang bisa menjadi sarana untuk menyampaikan, melaporkan bila terjadi kekerasan. Hanya saja ini belum terus tersosialisasi secara masif,” katanya.

Dia mengungkapkan, banyak sekali program Kemendikdasmen yang beririsan dan bisa dikolaborasikan dengan Kemen PPPA. Salah satunya adalah program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.

Arifah melanjutkan, program tersebut penting untuk membuat anak-anak semangat beraktivitas. Menurutnya, program tersebut bisa dikolaborasikan dengan program Ruang Bersama Indonesia (RBI) yang ada di Kemen PPPA.

“Setelah mereka selesai pendidikan di sekolah, ketika pulang kami menyiapkan RBI, Ruang Bersama Indonesia, di mana anak-anak ini bisa berkreativitas, bermasyarakat, tidak hanya diam di rumah dengan aktivitas, dengan gadgetnya,” ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
  • Indonesia Kantongi 5 Medali Asian Games
    persaingan ketat, mungkinkah kontingen Indonesia bisa masuk 3 ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Advertisement
Sebelum Mundur dari Kepengurusan Golkar, Nusron Ternyata Diskusi dengan Bahlil

Sebelum Mundur dari Kepengurusan Golkar, Nusron Ternyata Diskusi dengan Bahlil

21 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.