Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ketegangan di LTS, Penjaga Pantai Tiongkok Kembali Provokasi Kapal Filipina.

📅 Kamis, 05 Des 2024, 02:59 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ketegangan di LTS, Penjaga Pantai Tiongkok Kembali Provokasi Kapal Filipina. Doc: AFP/National Task Force Philippine Sea
Ket. Gambar yang dirilis Satgas Nasional Perairan Filipina Barat pada Rabu (4/12) memperlihatkan sebuah kapal Penjaga Pantai Tiongkok sedang menyemprotkan air dengan meriam air ke kapal milik dinas perikanan Filipina, BRP Datu Pagbuaya (kiri),

MANILA - Filipina pada Rabu (4/12) mengatakan bahwa kapal Penjaga Pantai Tiongkok telah menembakkan meriam air dan menyenggol kapal pemerintah selama patroli maritim di dekat Scarborough Shoal yang disengketakan di Laut Tiongkok Selatan (LST), setelah sebelumnya Beijing mengatakan telah melaksanakan tugas pengendalian atas kapal tersebut.

Tiongkok mengklaim hampir seluruh LTS, menepis klaim saingan dari negara lain termasuk dari Filipina dan keputusan internasional bahwa pernyataannya tidak memiliki dasar hukum. Akibatnya, kapal dari kedua belah pihak telah sering bentrok dalam setahun terakhir.

Ketegangan pun kembali berkobar pada Rabu, ketika Manila merilis sebuah video yang tampak memperlihatkan kapal Penjaga Pantai Tiongkok melepaskan tembakan meriam air ke arah kapal dinas perikanan Filipina, BRP Datu Pagbuaya.

Rekaman lain yang tampaknya diambil dari kapal Filipina menunjukkan awak kapal berteriak "Tabrakan! Tabrakan!" saat kapal Tiongkok yang jauh lebih besar mendekati sisi kanannya sebelum menabraknya.

“Meriam air diarahkan langsung ke antena navigasi kapal," kata Penjaga Pantai dan Kementerian Perikanan Filipina dalam sebuah pernyataan bersama. “Kapal Tiongkok tersebut sengaja menyerempet kapal kami sebelum melancarkan serangan meriam air kedua,” imbuh pernyataan bersama itu.

Sementara itu pihak Penjaga Pantai Tiongkok mengatakan dalam pernyataan awal bahwa kapal-kapal Filipina datang sangat dekat dan tindakan awaknya telah sesuai dengan hukum. Dalam pernyataan selanjutnya, mereka menuduh Manila membuat tuduhan palsu dalam upaya menyesatkan pemahaman internasional.

Dikatakan oleh mereka bahwa kapal Filipina telah berputar pada sudut yang sangat besar dan berbalik, hingga sengaja bertabrakan dengan kapal Tiongkok. Video yang dirilis Manila yang dikatakan merupakan rekaman drone dari tabrakan tersebut tidak menunjukkan kapal Filipina tersebut mundur.

Penjaga pantai Tiongkok kemudian merilis video yang katanya memperlihatkan kapal Filipina menabrak kapalnya. Rekaman berdurasi 20 detik memperlihatkan momen sebelum dan sesudah tabrakan, tetapi bukan momen menjelang tabrakan.

Ketegangan Meningkat

Scarborough Shoal saat ini telah menjadi titik api antara kedua negara sejak Tiongkok merebutnya dari Filipina pada tahun 2012. Sejak saat itu, Beijing telah mengerahkan kapal patroli yang menurut Manila mengganggu kapal-kapal Filipina dan mencegah nelayan Filipina mengakses laguna kaya ikan di sana.

Beting itu terletak 240 kilometer di sebelah barat pulau utama Filipina, Luzon, dan hampir 900 kilometer dari daratan utama Tiongkok terdekat, Hainan.

Para pejabat Filipina mengatakan dalam konferensi pers bahwa telah terjadi insiden lain pada Rabu di dekat Sabina Shoal di Kepulauan Spratly.

“Sebuah kapal Penjaga Pantai Tiongkok dengan sengaja menabrak kapal departemen perikanan lainnya hingga menghancurkan sebagian struktur kapal secara signifikan," kata seorang pejabat.

Pihak Tiongkok belum merilis pernyataan tentang insiden tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
  • ESDM: Efisiensi Energi Bisa Pangkas 37 Persen Emisi Sektor Energi, Industri Makin Untung
    Preview komentar:
    Langkah proaktif pemerintah melalui program percontohan SETI ini ...
  • Fenomena Langit Agustus 2026: Gerhana Matahari Total, Hujan Meteor, Blood Moon hingga 6 Planet Sejajar
    Preview komentar:
    Membaca rangkuman fenomena langit Agustus 2026 di artikel ...
Advertisement
gaia musik festival

Makin Menjadi, Kebakaran Bromo Merambat ke 'Negeri di Atas Awan' B29

18 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Makin Menjadi, Kebakaran Br...
Nasional
KOWANI Gaungkan Gerakan Tem...
Jorge Messi Meninggal di Usia 68 Tahun , Sosok Penting di Balik Kesuksesan Lionel

Jorge Messi Meninggal di Usia 68 Tahun , Sosok Penting di Balik Kesuksesan Lionel

09 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.