Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jalankan Diplomasi Publik, Kemlu RI Fokus pada Prioritas Dua Plus Satu

📅 Jumat, 22 Nov 2024, 10:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jalankan Diplomasi Publik, Kemlu RI Fokus pada Prioritas Dua Plus Satu Doc: ANTARA/Cindy Frishan
Ket. Direktur Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI Ani Nigeriawati memberikan sambutan pada pembukaan seminar "Navigate the Future of the Indo-Pacific" yang diselenggarakan The Habibie Center di Jakarta, Kamis (21/11/2024).

JAKARTA - Direktur Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI Ani Nigeriawati menyampaikan bahwa Kemlu berfokus pada prioritas dua plus satu dalam melaksanakan diplomasi publiknya.

Prioritas dua plus satu yang dimaksud adalah mendekatkan kebijakan luar negeri dengan rakyat di dalam negeri, memperkuat narasi positif Indonesia di tingkat internasional, dan memberdayakan diaspora Indonesia.

Dalam sambutannya pada pembukaan seminar “Navigate the Future of the Indo-Pacific” di Jakarta, Kamis (21/11), Ani mengatakan bahwa di dalam negeri, Kemlu mendekatkan kebijakan luar negeri dengan rakyat dan melibatkan partisipasi serta dukungan rakyat dalam melakukan diplomasi publik.

Di tingkat internasional, lanjut Ani, Kemlu memperkuat narasi positif kontribusi Indonesia untuk memperkuat citra global Indonesia.

“Selain itu, kami juga memberdayakan diaspora Indonesia sebagai duta nilai dan budaya bangsa,” ujar Ani.

Ani mengatakan, berbagi narasi positif tentang kontribusi Indonesia telah membantu menghubungkan kebijakan luar negeri Indonesia dengan narasi global dan memproyeksikan citra positif Indonesia di mata internasional.

Pendekatan tersebut, kata Ani, dibangun di atas keragaman budaya yang kaya, multi-agama, warisan dan pengalaman sejarah yang memungkinkan narasi yang beresonansi secara regional dan global.

“Hal ini meningkatkan citra Indonesia sebagai negara yang pluralistik, demokratis dan inklusif,” ujarnya.

Ani mengatakan bahwa keberhasilan tersebut juga didorong oleh kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, masyarakat sipil, akademisi, lembaga pemikir, pemuda, perempuan dan pemimpin agama untuk memastikan bahwa upaya tersebut inklusif dan selaras dengan kepentingan nasional.

Dia juga mengatakan bahwa Indonesia konsisten memposisikan diri sebagai negara yang mendukung ekonomi kreatif di dalam negeri, serta menekankan sektor strategis guna mendorong pembangunan ekonomi berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan rakyatnya.

Ani menyebutkan upaya tersebut didasarkan pada pengembangan sumber daya manusia dan strategi inovatif untuk mendorong pertumbuhan, inklusivitas, dan ketahanan guna memastikan Indonesia tetap responsif terhadap tantangan regional dan global.
Pewarta : Cindy Frishanti Octavia

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank
    Preview komentar:
    Ini sudah masuk kategori -menghalang-halangi penyampaian pendapat- atau ...
  • Kemenperin Ajak IKM Jadi Pemasok Industri Kendaraan Listrik Nasional
    Preview komentar:
    Langkah Kemenperin yang menjembatani kebutuhan OEM dengan kapasitas ...
  • Bukan Sekadar Hobi, Industri Modifikasi Otomotif jadi Bagian Ekraf, Ciptakan Nilai Tambah Ekonomi
    Preview komentar:
    Langkah kolaboratif antara NMAA, IMI, dan pemerintah ini ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Daerah
Busyet… 150 Roda Dua Dika...
Olahraga
Pelatih Mengeklaim, Tim Pan...
Luar Negeri
Asean Mulai Kerepotan denga...
Olahraga
Liverpool Didesak Datangkan...

Liga Inggris, Fulham Tak Mampu Menyamai Chelsea

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Liga Inggris, Fulham Tak Ma...

Fiorentina Tanpa Ampun Dibantai AS Roma 0-4

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Fiorentina Tanpa Ampun Diba...
DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

24 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.