Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemlu RI Pulangkan 96 WNI dari Arab Saudi, Mayoritas Perempuan

📅 Sabtu, 17 Jan 2026, 08:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemlu RI Pulangkan 96 WNI dari Arab Saudi, Mayoritas Perempuan Doc: Kemlu RI
Ket. Petugas mengawal pemulangan 96 pekerja migran Indonesia dari Arab Saudi yang difasilitasi Kemlu RI dan KJRI Jeddah saat tiba di Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Jumat (16/1/2026).

JAKARTA - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI dan Konsulat Jenderal RI (KJRI) Jeddah memfasilitasi pemulangan 96 WNI/Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Arab Saudi dan tiba di Indonesia dengan penerbangan Saudi Arabian Airlines pada Jumat, 16 Januari 2026.

Menurut pernyataan tertulis Kemlu RI di Jakarta, Jumat (16/1), sebanyak 95 WNI dipulangkan dari Rumah Detensi Imigrasi Syumaisi Makkah (Tarhil) yang terdiri dari 11 laki-laki dan 84 perempuan.

Pernyataan itu juga menyampaikan bahwa KJRI Jeddah turut memfasilitasi pemulangan satu WNI dengan kondisi lumpuh akibat sakit ke Indonesia.

Kemlu mengatakan bahwa pemulangan tersebut merupakan hasil kerja intensif Tim Pelayanan dan Pelindungan Kemlu RI dan KJRI Jeddah melalui layanan kekonsuleran dan koordinasi otoritas Arab Saudi, serta penerbitan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) bagi seluruh WNI.

Setelah tiba di Indonesia, Direktorat Pelindungan WNI Kemlu RI memfasilitasi kedatangan dan berkoordinasi dengan instansi terkait seperti Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI), bea cukai, dan imigrasi Bandara Soekarno-Hatta untuk proses tindak lanjut sesuai ketentuan.

Kemlu menyatakan bahwa Pemerintah Indonesia terus berkomitmen memberikan pelindungan, pelayanan, dan pendampingan maksimal kepada WNI, termasuk dalam memastikan pemulangan ke Indonesia dengan aman dan lancar.

Sebelumnya, dalam Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri (PPTM) 2026, Menteri Luar Negeri RI Sugiono mengatakan bahwa 27.768 WNI telah berhasil dipulangkan ke Indonesia dari berbagai kondisi darurat, seperti konflik bersenjata, penipuan dan judi daring, sepanjang tahun 2025.

Pelindungan WNI, kata Sugiono, merupakan pilar utama diplomasi Indonesia dan sejalan dengan amanat Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 untuk “melindungi segenap rakyat Indonesia”.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.