Tips Tingkatkan Disiplin Kerja di Kantor
📅 Senin, 07 Okt 2024, 06:40 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat4. Pastikan karyawan
mengetahui kode etik kantor dan setiap revisinya
Tidak mungkin menciptakan disiplin kerja jika karyawan tidak mengerti sepenuhnya tentang kode etik dan berbagai peraturan yang ada di kantor. Pastikan karyawan baru mendapatkan salinan dari berbagai peraturan (bisa tertulis di dalam kontrak kerja) dan memahaminya. Setiap ada perubahan kebijakan perusahaan yang berubah pastikan semua karyawan mendapatkan revisi terbarunya. Semakin karyawan mengerti dan memahami kode etik yang ada maka akan semakin mudah mewujudkan disiplin kerja di kantor.
5. Pemimpin sebagai contoh
Seorang pemimpin memang sudah sepatutnya menjadi contoh bagi bawahannya. Pemimpin yang baik akan mampu memotivasi dan juga memberikan contoh baik pada karyawannya. Jika karyawan sudah menjadikan pemimpinnya sebagai panutan, maka akan lebih mudah untuk mengajarkan disiplin kerja pada karyawan melalui pemimpinnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
6. Reward and punishment
Setiap pelanggaran disiplin kerja pastinya akan mendapatkan hukuman (punishment). Perusahaan juga seharusnya memberikan penghargaan (reward) pada karyawan yang memiliki disiplin kerja tinggi. Dengan adanyarewarduntuk karyawan yang memiliki disiplin kerja tinggi, tentunya akan memotivasi karyawan lainnya untuk semakin patuh pada peraturan dan kode etik yang ada.
7. Bedakan masalah kinerja dan
pelanggaran kode etik
Sebaiknya Anda baca juga:
Perusahaan harus memiliki cara yang berbeda dalam mengatasi masalah kinerja karyawan dan pelanggaran kode etik karyawan. Keduanya memang berhubungan dengan disiplin kerja dan bisa berakhir dengan pemutusan hubungan kerja.
Bagi karyawan yang memiliki kinerja di bawah rata-rata standar perusahaan, bisa ditegur dan diberi kesempatan agar mampu meningkatkan kembali standar kerjanya. Sedangkan bagi karyawan yang melanggar kode etik, maka harus langsung ditindak sesuai dengan peraturan yang ada.
8. Jangan tunggu masalah men jadi besar
Jika ingin menciptakan disiplin kerja, maka jangan tunggu masalah menjadi besar untuk menindaklanjutinya. Ketika karyawan melakukan kesalahan kecil dan perusahaan tidak menegur, maka bisa dianggap perusahaan menyetujui sikap tersebut.
9. Konsisten pada aturan
Manajemen harus bisa bersikap tegas pada karyawan, tetapi jangan sampai juga bersikap terlalu menghakimi. Beritahu secara jelas apa yang diharapkan perusahaan dari karyawan, agar karyawan dapat mengetahui bagaimana cara memperbaiki kesalahannya. Yang terpenting adalah, taat pada aturan, perlakukan setiap karyawan dengan perlakuan yang sama. Manajemen yang dianggap tidak konsisten tentunya akan memberikan kesan kurang baik pada perusahaan yang mungkin kedepannya dapat memicu menurunnya disiplin kerja.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!