Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pertanian Cerdas Jadi Kunci, BRIN Dorong Penerapan Teknologi AI untuk Kurangi Jejak Karbon

📅 Rabu, 24 Jun 2026, 13:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pertanian Cerdas Jadi Kunci, BRIN Dorong Penerapan Teknologi AI untuk Kurangi Jejak Karbon Doc: Antara
Ket. Ilustrasi-Inovasi pertanian.

DENPASAR – Pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dan teknologi digital dalam sektor pertanian berpotensi meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan ketepatan pengambilan keputusan.

Melalui analisis data cuaca, kondisi tanah, hingga pemantauan hama secara real time, petani dapat mengoptimalkan penggunaan benih, pupuk, dan air sehingga biaya produksi lebih terkendali.

Selain itu, digitalisasi juga membuka akses yang lebih luas terhadap informasi pasar, pembiayaan, dan rantai distribusi.

Dalam jangka panjang, adopsi AI dapat memperkuat ketahanan pangan nasional dengan mendorong pertanian yang lebih modern, berkelanjutan, dan adaptif terhadap perubahan iklim serta dinamika pasar.

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mendorong pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dan teknologi digital dalam sektor pertanian guna mempercepat upaya pengurangan emisi gas rumah kaca sekaligus meningkatkan produktivitas dan ketahanan pangan.

Kepala Organisasi Riset Pertanian dan Pangan BRIN Puji Lestari di Sanur, Denpasar, Bali, Rabu (24/6), menilai pemanfaatan teknologi digital dinilai menjadi salah satu solusi penting dalam mendukung transformasi sektor pertanian menuju sistem produksi pangan yang lebih efisien dan rendah emisi.

"Berbagai inovasi saat ini telah tersedia untuk membantu petani mengurangi emisi sekaligus meningkatkan produktivitas usaha tani," kata Puji dalam acara pertukaran Pengetahuan tentang Teknologi Mutakhir untuk Sistem Padi dan Peternakan Rendah Emisi FSIP-FOLUR - Dialog Global Kedua tentang Transformasi Beras Berkelanjutan di Sanur, Bali.

Beberapa teknologi yang mulai berkembang antara lain metode pengairan berselang pada sawah, peningkatan efisiensi penggunaan pupuk, pemanfaatan varietas unggul, teknologi penginderaan jauh, hingga sistem pemantauan emisi berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

"Berita baiknya, berbagai alat dan teknologi untuk mendukung pertanian rendah emisi saat ini sudah tersedia dan semakin mudah diakses," ujarnya.

Puji menjelaskan teknologi digital juga dapat mendukung sistem pengukuran, pelaporan, dan verifikasi emisi atau Monitoring, Reporting and Verification (MRV) yang lebih akurat dan mudah diterapkan, termasuk oleh petani skala kecil.

Meski demikian, ia mengingatkan keberhasilan penerapan teknologi tidak hanya bergantung pada ketersediaan inovasi, tetapi juga dukungan investasi, penyesuaian terhadap kondisi lokal, serta kebijakan yang mampu memperluas penerapan teknologi dari tahap percontohan menuju skala yang lebih besar.

Menurutnya, salah satu tantangan utama saat ini adalah masih terbatasnya pengetahuan dan kapasitas petani dalam mengakses serta memanfaatkan teknologi yang tersedia.

Selain itu, sistem pelaporan emisi yang masih beragam antarnegara juga menjadi kendala dalam mengukur dampak pengurangan emisi secara lebih terstandarisasi.

Melalui forum tersebut, BRIN mendorong kolaborasi negara-negara Asia dan Afrika untuk saling berbagi pengalaman dalam penerapan teknologi pertanian rendah emisi, termasuk pengembangan sistem digital yang mendukung pencapaian target iklim global.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Polisi Buru Pelaku Pencuria...
Ekonomi
Indonesia produksi beras te...

Pementasan prembon pada Pesta Kesenian Bali

34 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pementasan prembon pada Pes...

Upaya pengembangan komoditas hortikultura

34 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Upaya pengembangan komodita...

Tradisi pembuatan bubur Asyura

34 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Tradisi pembuatan bubur Asyura

.Penindakan pakaian bekas impor ilegal

39 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
.Penindakan pakaian bekas i...
Nasional
Bakti kesehatan memperingat...

PT KAI: Pelanggan Kereta Imperial Naik 162,04 Persen

44 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
PT KAI: Pelanggan Kereta Im...
Ekonomi
Ekspor mobil produksi dalam...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.