Warga Gagalkan Aksi Dua Penjambret di Tanjung Duren, Jakbar
📅 Rabu, 24 Jun 2026, 13:30 WIB | Oleh: SriyonoJAKARTA - Sekelompok warga berhasil menggagalkan aksi dua penjambret kalung emas di kawasan Tanjung Duren, Grogol Petamburan, Jakarta Barat (Jakbar), pada Selasa (23/6) malam.
Insiden tersebut sempat viral di media sosial dalam video yang memperlihatkan massa mengerumuni dan mengamuk kepada kedua pelaku yang berinisial RA dan AF itu.
Kanit Reskrim Polsek Grogol Petamburan AKP Alexander Tengbunan mengatakan telah menerima laporan peristiwa dari warga sekira pukul 21.30 WIB terkait penjambretan kalung emas yang dilakukan oleh dua pria yang berboncengan sepeda motor.
“Saat kejadian, dua pelaku itu sedang mengendarai motor berboncengan, kemudian melintas dan menarik kalung korban, sehingga korban kaget dan berteriak, ‘maling, maling,” kata Alexander saat dihubungi di Jakarta, Rabu (24/6).
Menurut dia, teriakan korban itu kemudian terdengar oleh warga sekitar dan sejumlah pengemudi ojek online yang langsung melakukan pengejaran terhadap kedua pelaku.
Sebaiknya Anda baca juga:
Saat dikejar, kedua pelaku itu terjatuh dari sepeda motor dan langsung diamuk massa sebelum dibawa oleh petugas kepolisian ke Polsek Grogol Petamburan.
“Di situ, masyarakat saling membantu untuk mengamankan pelaku, dan kita langsung merujuk ke TKP (tempat kejadian perkara) untuk menangkap pelaku tersebut dan membawanya ke Mako Polsek,” ujar Alexander.
Dia menyebutkan kedua pelaku tersebut juga mengalami luka karena menjadi sasaran amukan massa. Bahkan, salah satu pelaku mengalami luka yang cukup parah pada bagian wajah.
“Yang satu cukup parah, ya, kalau kita lihat dari lukanya. Babak belur, lebam, banyak di sekitar muka, dan yang satu enggak terlalu. Enggak terlalu kena massa dia, cuma luka ringan,” ungkap Alexander.
Pihaknya turut mengamankan barang bukti berupa sepeda motor yang digunakan oleh pelaku saat melakukan penjambretan.
Namun, kata dia, kalung emas hasil jambret diduga sudah dibuang oleh pelaku saat melarikan diri.
“Dia sudah mengakui perbuatannya, tapi yang eksekutornya belum bisa diambil keterangan karena kondisi lukanya yang parah,” ungkap Alexander.
Sampai dengan saat ini, kedua pelaku masih menjalani perawatan di klinik sehingga identitas lengkap termasuk usia para pelaku belum dapat dipastikan oleh pihak kepolisian.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!