Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenhub Apresiasi Langkah Whitesky Group Perkenalkan Teknologi eVTOL di Indonesia

📅 Rabu, 24 Jun 2026, 13:40 WIB | Oleh:
Kemenhub Apresiasi Langkah Whitesky Group Perkenalkan Teknologi eVTOL di Indonesia Doc: Dok. Istimewa

TANGERANG — Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif Whitesky Group dalam memperkenalkan teknologi Electric Vertical Take-Off and

Landing (eVTOL) di Indonesia melalui agenda Welcoming the Future of Air Mobility yang diselenggarakan di Cengkareng Heliport, Tangerang.

"Pemerintah tidak anti terhadap perkembangan dan kemajuan teknologi. Menurutnya, inovasi di sektor transportasi dan penerbangan perlu terus didorong selama tetap memperhatikan aspek keselamatan, keamanan, dan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku," kata Direktur Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara Kemenhub, Sokhib Al Rokhman di Tangerang, kemarin.

Ia juga mengapresiasi atas langkah Whitesky Group dalam memperkenalkan
teknologi eVTOL sebagai bagian dari perkembangan Advanced Air Mobility yang tengah berkembang di berbagai negara.

Melalui agenda Welcoming the Future of Air Mobility, Whitesky Group bersama SkyDrive memperkenalkan perkembangan teknologi eVTOL kepada regulator, pemangku kepentingan
industri, akademisi, media, dan masyarakat. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperluas pemahaman mengenai potensi Advanced Air Mobility serta berbagai aspek yang perlu dipersiapkan dalam pengembangannya di masa depan.

Dalam kesempatan tersebut, Kementerian Perhubungan juga menekankan bahwa setiap perkembangan teknologi penerbangan perlu dilihat sebagai peluang untuk mendukung kemajuan sektor transportasi nasional. Namun demikian, implementasinya harus tetap melalui proses kajian yang komprehensif serta memenuhi standar keselamatan dan regulasi yang berlaku.

Whitesky Group meyakini bahwa masa depan Urban Air Mobility di Indonesia perlu dibangun melalui kolaborasi antara pemerintah, regulator, operator, pengembang teknologi, penyedia infrastruktur, akademisi, dan investor.

Dalam konteks ini, regulator memiliki peran penting dalam memastikan bahwa setiap perkembangan teknologi penerbangan dapat berjalan secara aman, bertahap, dan sesuai dengan kebutuhan nasional.

Bagi Indonesia, teknologi eVTOL memiliki relevansi besar karena karakter geografis kepulauan, kebutuhan konektivitas antar kawasan, akses menuju bandara, mobilitas kawasan bisnis, wilayah industri, destinasi pariwisata, serta kawasan strategis nasional. Potensi tersebut membuka peluang bagi pengembangan solusi mobilitas udara yang lebih efisien di masa depan.

Cengkareng Heliport menjadi lokasi yang relevan untuk memperkenalkan perkembangan teknologi ini karena merepresentasikan salah satu infrastruktur pendukung mobilitas udara yang telah beroperasi di Indonesia. 

Ke depan, pengembangan ekosistem Advanced Air Mobility akan memerlukan kesiapan berbagai komponen pendukung, termasuk infrastruktur, teknologi, sumber daya manusia, serta kerangka regulasi yang sesuai.

Melalui kegiatan ini, Whitesky Group tidak hanya memperkenalkan teknologi eVTOL bersama SkyDrive, tetapi juga mendorong terbangunnya pemahaman yang lebih luas mengenai peluang dan tantangan mobilitas udara masa depan. Selain teknologi pesawat itu sendiri, aspek
keselamatan, operasional, infrastruktur, integrasi ruang udara, serta penerimaan publik akan menjadi faktor penting dalam pengembangannya.

Kehadiran SkyDrive dalam agenda ini memberikan gambaran mengenai perkembangan teknologi eVTOL di tingkat global. Namun demikian, setiap kemungkinan pengembangan di Indonesia tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan nasional, karakter geografis, kesiapan ekosistem, dan kerangka regulasi yang berlaku.

Bagi dunia industri, kegiatan ini menjadi kesempatan untuk memahami perkembangan teknologi yang berpotensi membentuk masa depan sektor transportasi udara. Sementara bagi investo dan pelaku usaha, pengenalan terhadap ekosistem Advanced Air Mobility dapat membuka perspektif baru mengenai peluang pengembangan infrastruktur dan layanan pendukung mobilitas udara di masa mendatang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Abu Vulkanik Masih Bisa Menembus Masker N95, Kecuali Diberi Tambahan
    Pantesan negara ga maju2, profesor UI lohhhh , ...
  • BTN Dorong Industri Kopi Indonesia Naik Kelas Lewat Kolaborasi dan Digitalisasi
    Langkah luar biasa dari BTN dalam menginisiasi kolaborasi ...
  • OJK Bubarkan 58 Dana Pensiun, Ada Apa dengan Industri Pensiun RI?
    Meskipun terdapat pembubaran puluhan dana pensiun pemberi kerja, ...
  • Kini Deli Serdang Kembangkan Industri Jamur Menggunakan Elektrifikasi, Bisa Ditiru
    Inisiatif pemanfaatan teknologi elektrifikasi melalui mesin pengaduk media ...
  • Perkuat Daya Saing di Tengah Dinamika Pasar Global, VDNI Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan di 2026
    Langkah strategis PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) ...
Megapolitan
Menakutkan, Sopir Jaklingko...
Megapolitan
Tol Kataraja Perkuat Koneks...
Megapolitan
Warga Perlu Diedukasi Hadap...
Luar Negeri
Trump Ancam Bombardier Kana...
Advertisement
Kapal Jurnalis Hilang Kontak di Sekitar Anak Krakatau, Pemilik Ungkap Kondisi Sebelum Berangkat

Kapal Jurnalis Hilang Kontak di Sekitar Anak Krakatau, Pemilik Ungkap Kondisi Sebelum Berangkat

09 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.