Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Harga Minyak Mentah Tembus $100 Karena Perundingan Damai AS_Iran Tak Pasti

📅 Kamis, 23 Apr 2026, 14:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
Harga Minyak Mentah Tembus $100 Karena Perundingan Damai AS_Iran Tak Pasti Doc: AFP
Ket. Kilang minyak Lavera di Martigues, Prancis selatan pada 17 Maret 2026.

HONG KONG - Saham-saham Asia jatuh dan harga minyak naik pada hari Kamis (23/4) karena Amerika Serikat dan Iran tampaknya belum mendekati kesepakatan untuk mengadakan pembicaraan perdamaian baru dan Teheran terus menolak untuk membuka kembali Selat Hormuz.

Harapan agar keduanya bertemu untuk putaran negosiasi kedua di Pakistan telah sirna, karena republik Islam tersebut menargetkan tiga kapal kontainer di jalur perairan dan menyebut blokade Washington sebagai alasan mereka tetap menutup jalur tersebut.

Para investor menghabiskan sebagian besar minggu ini dengan optimistis bahwa terobosan untuk mengakhiri konflik tujuh minggu ini akan segera terjadi, sementara pendapatan yang sehat dan dimulainya kembali perdagangan AI juga memberikan dukungan.

Harga minyak mentah melonjak hingga empat persen pada awal perdagangan Asia setelah lembaga pemantau keamanan global dan Garda Revolusi Iran mengatakan pasukan Iran telah menyita dua kapal dan menembaki kapal ketiga di Selat Hormuz.

Teheran mengatakan kapal-kapal harus meminta izin untuk meninggalkan atau memasuki Teluk melalui jalur air tersebut, yang pada masa damai menyumbang sekitar seperlima dari ekspor minyak dan gas dunia beserta komoditas vital lainnya.

Namun, Gedung Putih mengatakan Donald Trump tidak menganggap langkah itu sebagai pelanggaran gencatan senjata karena kapal-kapal tersebut bukan milik Amerika atau Israel.

Sementara itu, ketua parlemen Iran mengatakan bahwa Republik Islam itu tidak akan membuka kembali Selat selama blokade angkatan laut AS masih berlaku, menyebutnya sebagai "pelanggaran terang-terangan" terhadap gencatan senjata kedua negara.

"Gencatan senjata total hanya bermakna jika tidak dilanggar melalui blokade angkatan laut... Membuka kembali Selat Hormuz tidak mungkin dilakukan di tengah pelanggaran gencatan senjata yang terang-terangan," kata Ketua Parlemen Mohammad Bagher Ghalibaf di platform media sosial X.

Namun demikian, Sekretaris Pers Trump, Karoline Leavitt, mengatakan ia "belum menetapkan tenggat waktu pasti untuk menerima proposal Iran" untuk perundingan.

"Pada akhirnya, jadwalnya akan ditentukan oleh panglima tertinggi," katanya kepada para wartawan.

Harga minyak tetap tinggi, Brent bertahan di atas $100 setelah lonjakan pada hari Rabu, meskipun harga tersebut memangkas kenaikan awal pada hari Kamis.

Namun, sebagian besar pasar saham mengalami penurunan, dengan Tokyo, Hong Kong, Shanghai, Sydney, Singapura, dan Wellington semuanya turun.

Namun, Seoul menguat lebih dari satu persen ke rekor baru berkat reli baru di sektor teknologi yang telah menjadi tulang punggung lonjakan indeks Kospi tahun ini.

Taipei, Manila, dan Jakarta juga mengalami peningkatan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Harga Emas Ngulet Rp18.000

27 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Harga Emas Ngulet Rp18.000
Megapolitan
Disdik DKI: SPMB di Jakarta...
Olahraga
Folarin Balogun
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Gunung Lawu Mulai Didatangi Ratusan Pendaki untuk Berziarah dan Sambut Malam 1 Suro

Gunung Lawu Mulai Didatangi Ratusan Pendaki untuk Berziarah dan Sambut Malam 1 Suro

15 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
# 7
Pemerintah Diminta Mitigasi Dampak BBM
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.