Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemlu Sebut IAF 2024 Jadi Pintu Masuk Pengusaha Indonesia ke Pasar Afrika

📅 Sabtu, 31 Agu 2024, 04:58 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemlu Sebut IAF 2024 Jadi Pintu Masuk Pengusaha Indonesia ke Pasar Afrika Doc: ANTARA/Sigid Kurniawan
Ket. Arsip - Aktivitas bongkar muat peti kemas terlihat di New Priok Container Terminal One, Jakarta, pada 9 April 2021.

Jakarta - Indonesia-Africa Forum (IAF) ke-2 mendatang akan menjadi pintu masuk bagi pebisnis Indonesia untuk menjalin kerja sama strategis di negara-negara Afrika, menurut Kementerian Luar Negeri RI.

Forum bertajuk "Bandung Spirit for Africa's Agenda 2063" itu akan berlangsung di Bali pada 1-3 September dengan mengundang perwakilan dari 54 negara Afrika. Forum itu digelar untuk mengoptimalkan potensi transaksi bisnis di antara kedua kawasan.

Forum itu juga akan menyelenggarakan eksibisi bisnis pada 2-3 September, yang akan menampilkan empat sektor unggulan: energi; makanan dan barang konsumsi; industri strategis dan pertahanan; dan kesehatan, kata Kemlu dalam siaran pers pada Jumat.

Sedikitnya 103 perusahaan dan 139 pebisnis dari Afrika dan 350 pebisnis Indonesia akan berpartisipasi dalam acara tersebut.

Sejumlah BUMN dan perusahaan swasta Indonesia disebut telah memiliki rekam jejak yang kuat di pasar Afrika, di antaranya Pertamina, Biofarma, dan PT Perkebunan Nusantara (PTPN III).

Litta Ariesca, Direktur Pemasaran dan Operasi PT Patra Jasa, menyebut adanya potensi besar di sektor energi di Afrika.

"Salah satunya Kenya, yang memiliki potensi energi panas bumi terbesar kedelapan di dunia," katanya.

Sementara itu, perusahaan farmasi nasional Biofarma telah mengekspor produknya ke 50 negara Afrika, termasuk Kenya, Liberia, Mozambik, Nigeria, Tanzania, dan Zimbabwe.

Indonesia Pavilion berencana mengajak lebih dari 15 UMKM di sektor furnitur, fesyen, kerajinan, dan makanan olahan ke eksibisi bisnis tersebut.

Ke-15 UMKM itu adalah usaha-usaha binaan Bank Indonesia, BNI, Ditjen Bea Cukai Kementerian Keuangan, dan HIPMI Womenpreneur, yang akan memamerkan produk unggulan mereka dan mencari mitra bisnis potensial dari Afrika.

Kemlu bersama para perwakilan RI dan atase-atase perdagangan di kawasan Afrika telah memfasilitasi penjajakan kerja sama bisnis di antara pengusaha Indonesia dan Afrika sejak Juli hingga awal Agustus.

Menurut Kemlu, para pengusaha Afrika tampak antusias untuk menjalin kerja sama. Mereka berminat untuk menjajaki potensi investasi perusahaan Indonesia untuk mendirikan pabrik di Afrika.

Produk-produk yang banyak diminati pengusaha Afrika antara lain produk perawatan kulit, pakaian muslim, kopi, makanan olahan, dan furnitur.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Luar Negeri
AS Konfirmasi Dua Orang Men...

Gonzalo Garcia Resmi Dikontrak Fulham dari Real Madrid

33 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Olahraga
Gonzalo Garcia Resmi Dikont...
Ekonomi
Uni Emirat Arab Jajaki Pelu...
Ekonomi
Menanti Sinyal The Fed, 4 A...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.