Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dua Kapal RI Ditahan Otoritas Perairan Muar Malaysia

8 Selasa, 07 Jul 2026, 15:28 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Dua Kapal RI Ditahan Otoritas Perairan Muar Malaysia Dua Kapal RI Ditahan Otoritas Perairan Muar Malaysia Doc: istimewa
Ket. Dua kapal RI ditahan Otoritas Perairan Muar Malaysia

JAKARTA–Asosiasi Pemilik Kapal Nasional Indonesia (INSA) mengungkapkan ada dua kapal Indonesia yang saat ini tertahan di perairan Muar, Malaysia, akibat sengketa bisnis dengan salah satu perusahaan asal Malaysia. 

Dua kapal tersebut masing-masing milik PT Pertamina International Shipping (PIS), dan satu perusahaan pelayaran swasta nasional.

Nova Yudhanto Mugijanto, Wakil Ketua Umum INSA, mengatakan kasus tersebut menjadi perhatian serius karena diduga berawal dari pelanggaran perjanjian bisnis yang dilakukan oleh mitra perusahaan asal Malaysia.

Menurut Nova, PIS menjalin kerja sama bisnis sesuai praktik yang lazim diterapkan dalam industri pelayaran internasional. Namun, dalam pelaksanaannya, perusahaan Malaysia tersebut diduga melakukan wanprestasi, melontarkan tuduhan yang tidak berdasar, hingga terindikasi menyalahgunakan (abuse) perjanjian bisnis yang telah disepakati.

"PIS menjalin kesepakatan bisnis seperti biasa, mengikuti praktik lazim bisnis shipping mancanegara. Namun dalam perjalanannya, perusahaan asal Malaysia ini justru melakukan tindakan wanprestasi, melemparkan tuduhan tak berdasar, hingga terindikasi melakukan tindakan abuse terhadap perjanjian bisnis," ujar Nova disela diskusi dalam Seminar Bisnis Maritim PPAL di Jakarta, Selasa (7/7).

Saat ini kapal PIS Pioneer yang merupakan VLCC Pertamina yang dimiliki PIS ditahan di wilayah perairan Muar sambil memunggu proses legal yang sedang berjalan.

Kondisi yang menimpa PIS bukan merupakan kasus yang berdiri sendiri. Berdasarkan catatan INSA, dalam satu tahun terakhir sedikitnya sudah ada tiga perusahaan pelayaran Indonesia yang tersandung persoalan serupa di wilayah tersebut. "INSA mencatat setidaknya sudah terdapat tiga perusahaan yang terdampak," katanya.

Sebagai langkah mitigasi agar kejadian serupa tidak kembali menimpa perusahaan pelayaran nasional, INSA telah menerbitkan imbauan kepada seluruh anggotanya untuk meningkatkan kehati-hatian dalam menjalin kerja sama bisnis di wilayah tersebut.

"Sebagai antisipasi risiko terulangnya kejadian serupa, INSA telah menerbitkan himbauan untuk berhati-hati menjalin kesepakatan bisnis di wilayah tersebut," tutup Nova.

Sementara itu, Vega Pita Corporate Secretary PIS mengakui bahwa PIS sedang menjalani proses hukum akibat sengketa dengan mitra bisnis asal negeri jiran. Menurut dia PIS selalu mengedepankan etikat baik dalam penyelesaian masalah ini dengan mengupayakan negosiasi dan juga komunikasi yang konstruktif, termasuk menjalankan arahan dari stakeholder.

"Kami dalam penyelesaian sengketa ini selalu berkoordinasi intens dengan kementerian dan lebaga yang terkait termasuk kementerian luar negeri, KBRI di Kuala Lumpur, juga termasuk seperti TNI AL, Bakamla," ujar Vega.

PIS kata dia juga berkomunikasi dengan International Transport Workers Federation untuk memastikan bahwa ada perlindungan yang maksimal untuk aset strategis perusahaan yaitu kapal PIS Pioneer dan juga ABK yang masih ada di atas kapal. 

"Jadi saat ini betul bahwa PIS Pioneer kapal kami masih ditahan di Muar Port di Malaysia. Sudah ditahan selama 2 bulan. Tapi kami berkomitmen untuk terus menghormati proses hukum yang berlaku dan mengupayakan penyelesaian sengketa yang sesuai dengan Good Corporate Governance," jelas Vega.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

PSS Sleman Harus Menang Atas Bhayangkara Sore Ini

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
PSS Sleman Harus Menang Ata...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Mengagetkan Fakta Ini, Hampir 30 Persen Penduduk Kanada Alami Kesulitan Keuangan Rumah Tangga

Mengagetkan Fakta Ini, Hampir 30 Persen Penduduk Kanada Alami Kesulitan Keuangan Rumah Tangga

08 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.