Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Srikeminut, Desa Cantik di Lembah Kali Oya

📅 Sabtu, 03 Agu 2024, 06:10 WIB | Oleh:
Srikeminut, Desa Cantik di Lembah Kali Oya Doc: Istimewa

Perbukitan kapur dan lembah Kali Oya yang berpadu di Desa Wisata Srikeminut, menghadirkan bentang alam tidak biasa. Kreativitas warganya dalam menghadirkan atraksi wisata dan produk kuliner membuat desa ini diburu di setiap akhir pekan.

Di Imogiri, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, memiliki sebuah desa dengan pemandangan alam yang mengesankan. Terletak di kaki bukit dan tepi Kali Oya, suasana alam pedesaannya memikat ditambah dengan tradisi budaya masyarakat memberi kesan mendalam bagi mereka yang berkunjung.

Srikeminut demikian nama desa wisata itu. Secara administratif, destinasi ini berada di Desa Sriharjo, Kapanewon (wilayah setingkat kecamatan di Daerah Istimewa Yogyakarta/DIY) Imogiri, Kabupaten Bantul.

Namanya yang unik dan terkesan agak rumit, sebenarnya merupakan sebuah akronim yang diambil dari awalan dari kata dari Sriharjo, Kedungmiri, dan Wunut. Ketiganya adalah nama dusun yang bergabung dalam usaha Desa Wisata Srikeminut.

Lokasi dusun-dusun yang bergabung dalam nama Srikeminut ini merupakan pedukuhan yang berada paling timur dari 13 pedukuhan yang ada di Desa Sriharjo. Kebetulan ketiganya memiliki alam yang indah yang mendorong warga desa untuk memanfaatkannya menjadi desa wisata.

Nama Srikeminut menurut website Kelurahan Sriharjo disebut sebagai wujud semangat kerja sama tiga dusun yang menyadari adanya potensi alam, tradisi budaya, serta aktivitas lain yang dimiliki masing-masing. Harapannya hal ini dapat mewujudkan cita-cita sebagai desa wisata yang dapat meningkatkan derajat kesejahteraan warganya.

Berada di Lembah Bukit Seribu daerah wisata masyarakat Desa Wisata Srikeminut kini juga mengandalkan wisata alam dan budaya selain pertanian dan perkebunan dalam menggerakan perekonomian. Hal ini diharapkan dapat menambah pendapatan penduduknya.

Sensus penduduk pada 2020 desa tersebut memiliki jumlah penduduk laki-laki sebanyak 306 jiwa, perempuan 308 jiwa terdiri dari 197 kepala keluarga (KK). Mereka sebelumnya mayoritas bermata pencaharian sebagai petani sawah dan ladang.

Luas Desa Sriharjo sendiri mencapai 107 hektare dengan luas tegalan 41 hektare, luas persawahan 18 hektare dan luas pekarangan 48 hektare. Luas pekarangan cukup mendominasi karena desa ini memiliki perbukitan dengan tanaman keras di tanah miring yang cukup luas.

Wisata di desa ini telah beroperasi sejak 2004 namun daya tariknya hanya terdapat terasering. Setelah beberapa tahun terhenti, ketua pokdarwis dan masyarakat merenovasi dengan menambahkan tulisan Sriharjo di bukit terasering. Wisata desa sendiri mulai dibuka kembali pada awal tahun 2020 hingga sekarang.

Jarak dengan Srikeminut dengan pusat kota Yogyakarta sendiri sejauh 21,7 kilometer. Melewati Jalan Imogiri Barat, tempat ini bisa dicapai dalam waktu 47 menit. Jarak yang relatif dekat ini membuat desa ini banyak dikunjungi wisatawan dari Kota Yogyakarta terutama pada akhir pekan.

Banyak masyarakat Yogyakarta datang dengan berkendaraan mobil, sepeda motor, dan bahkan dengan sepeda ke tempat ini. Jalannya yang cukup datar membuat para sepeda tidak memenuhi tantangan berarti untuk sampai di tempat ini sambil menikmati suasana desa yang asri dan menyegarkan.

Srikeminut dibelah oleh Kali Oya yang pada titik wisata ini mengalir lurus dari arah timur ke barat. Kali ini nantinya bersatu dengan Kali Opak di Tempuran Kali Opak - Oya di Dusun Putat, Desa Selopamioro, Kapanewon Imogiri. Di sisi utara kali adalah perbukitan yang ditumbuhi dengan pepohonan tinggi yang disebut dengan Bukit Seribu.

Di bawah perbukitan ini memiliki sawah terasering seperti yang ada di Tegallalang Bali. Di titik tengah-tengah terasering inilah tempat tulisan Sriharjo berwarna putih berdiri. Kontras dengan warna hijau di latar belakangnya tempat ini menjadi spot selfie wajib bagi wisatawan yang berkunjung.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
  • ESDM: Efisiensi Energi Bisa Pangkas 37 Persen Emisi Sektor Energi, Industri Makin Untung
    Preview komentar:
    Langkah proaktif pemerintah melalui program percontohan SETI ini ...
  • Fenomena Langit Agustus 2026: Gerhana Matahari Total, Hujan Meteor, Blood Moon hingga 6 Planet Sejajar
    Preview komentar:
    Membaca rangkuman fenomena langit Agustus 2026 di artikel ...
Advertisement
gaia musik festival
Nasional
Kemenhub Ungkap 56 Persen B...
Luar Negeri
Turki Bantah Aliansi Pertah...
Luar Negeri
Warga Prancis Waswas, Kasus...
Jangan Sampai Lewat! Pemutihan Pajak Kendaraan di Kepri Obral Diskon Hingga Gratis Balik Nama

Jangan Sampai Lewat! Pemutihan Pajak Kendaraan di Kepri Obral Diskon Hingga Gratis Balik Nama

09 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.