Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Demi Keselamatan Warga, Pemkab Lumajang Gerak Cepat Tangani Banjir Lahar Dingin Semeru

📅 Jumat, 19 Apr 2024, 08:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
Demi Keselamatan Warga, Pemkab Lumajang Gerak Cepat Tangani Banjir Lahar Dingin Semeru Doc: ANTARA/HO-Diskominfo Lumajang
Ket. Pj Bupati Lumajang Indah Wahyuni (kiri) turun langsung untuk memantau dampak banjir lahar dingin Gunung Semeru di Lumajang , Kamis (18/4/2024) malam.

LUMAJANG - Pemerintah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur bergerak cepat menangani banjir lahar dingin Gunung Semeru yang melanda sejumlah kawasan terutama di daerah aliran sungai (DAS) Gunung Semeru pada Kamis (18/4) malam.

"Kami bergerak cepat karena keselamatan jiwa menjadi prioritas utama dalam situasi darurat seperti ini," kata Penjabat Bupati Lumajang Indah Wahyuni dalam keterangan tertulis yang diterima di Lumajang, Jumat (19/4).

Ia mengatakan pihaknya memberikan respons cepat dan serius terhadap bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah terutama di sekitar aliran sungai Gunung Semeru.

"Saya menekankan pentingnya menyelamatkan masyarakat terdampak banjir lahar Semeru, sehingga harus menyediakan tempat pengungsian yang aman, serta memastikan kebutuhan dasar terpenuhi selama masa tanggap darurat," tuturnya.

Pemerintah daerah juga telah meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk segera membuka posko darurat apabila kondisi masih belum terkendali.

"Langkah-langkah tanggap bencana yang cepat dan tepat diambil untuk mengurangi dampak buruk yang ditimbulkan oleh banjir tersebut," katanya.

Selain merusak rumah-rumah warga dengan ketinggian air mencapai lebih dari satu meter, banjir juga menyebabkan kerusakan pada infrastruktur publik seperti jembatan penghubung di Desa Gondoruso dan Desa Keloposawit.

Ia menjelaskan bahwa Pemkab Lumajang menunjukkan komitmen untuk terus melakukan pemantauan dan penanganan bencana, sehingga dalam situasi darurat seperti itu kerja sama antara pemerintah dan masyarakat sangatlah penting untuk mengatasi dampak bencana dengan efektif.

"Semoga langkah-langkah yang diambil oleh pemerintah dapat membantu masyarakat Lumajang pulih dari dampak bencana ini dan meminimalkan kerugian yang ditimbulkan," ujarnya.

"Kita yang pertama kali harus selamatkan adalah jiwa, orangnya dulu kita selamatkan, baru kemudian infrastruktur," tambahnya.

Banjir itu sendiri disebabkan oleh curah hujan yang tinggi sejak Kamis (18/4) pagi, sehingga mengakibatkan sejumlah kecamatan di Lumajang terendam banjir yakni di Kecamatan Pronojiwo, Tempursari, Candipuro, Pasirian, Pasrujambe, Lumajang, Sukodono, dan Kedungjajang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.