Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ditjen Hubdat Lakukan Normalisasi Kendaraan Angkutan Barang di Wilayah Kalimantan Timur

📅 Jumat, 28 Agu 2026, 10:20 WIB | Oleh:
Ditjen Hubdat Lakukan Normalisasi Kendaraan Angkutan Barang di Wilayah Kalimantan Timur Doc: Dok. Istimewa

BALIKPAPAN - Sebagai upaya mendukung percepatan implementasi penanganan kendaraan lebih dimensi dan lebih muatan atau Over Dimension Over Loading (ODOL), Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan melalui BPTD Kelas II Kalimantan Timur melakukan kegiatan Normalisasi dan Penyesuaian Dimensi Kendaraan Angkutan Barang.

Kegiatan tersebut dilakukan pada Kamis (27/8) di Plaza Balikpapan bersamaan dengan peluncuran layanan pick up dan drop off BTS Balikpapan City Trans dan layanan angkutan antarmoda Balikpapan - IKN.

"Hingga saat ini terdapat 69 kendaraan yang telah mendaftar ke BPTD Kelas II Kalimantan Timur untuk mengikuti proses normalisasi. Enam puluh kendaraan berasal dari Samarinda. Namun pada hari ini sebagai langkah awal atau kick off akan dilaksanakan kegiatan normalisasi pada 14 kendaraan," jelas Direktur Jenderal Perhubungan Darat Aan Suhanan saat meninjau langsung lokasi normalisasi.

Ia menyatakan banyaknya perusahaan yang mendaftarkan kendaraannya untuk normalisasi dan penyesuaian dimensi menjadi hal yang positif karena menunjukkan adanya partisipasi dan komitmen dari para pemilik dan pelaku usaha angkutan barang dalam mendukung implementasi kebijakan penanganan kendaraan lebih dimensi dan muatan.

Adapun, perusahaan yang telah mendaftar kendaraannya untuk dilakukan normalisasi di antaranya PT. Aldi Mitra Sejahtera, PT. Perdana Semesta Perkasa, PT. Nathan Najwa Logistik, PT. Panen Abadi Logistik, dan PT. Indo Kargo Nusantara.

Sementara, perusahaan karoseri yang digunakan untuk melaksanakan kegiatan ini di antaranya PT. Expedisi Menara Samarinda, PT. Pundi Satria Nusantara, dan PT. Karunia Jaya Bangkit.

Dirjen Aan mengungkapkan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada operator atau perusahaan angkutan barang yang secara sukarela dan dengan biaya pribadi ingin melakukan normalisasi terhadap kendaraannya.

"Kami berharap dapat terus menjaga kolaborasi dan komitmen bersama untuk mempercepat penanganan kendaraan lebih dimensi dan muatan sekaligus mendorong terwujudnya sistem angkutan barang yang lebih berkeselamatan dan tertib," pungkasnya. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Tak Bisa Jalan Sendiri, Industri Besar Diminta Angkat IKM dan UMKM
    Preview komentar:
    Transformasi pendekatan CSR dari yang sekadar bantuan konsumtif ...
  • Kebergantungan Impor Naptha Bikin Industri RI Rawan Kena Guncangan Harga Global
    Preview komentar:
    Kenaikan harga bahan baku di sektor hulu akibat ...
  • Sengketa Tanah Golat Memanas, Keturunan Raja Pagi Tempuh Jalur Hukum
    Preview komentar:
    Raja Pagi Sinurat adalah anak kedua dari Raja ...
Ekonomi
Menanti Sinyal The Fed - 28...
Olahraga
Undian US Open 2026 Beri Al...
Olahraga
MotoGP:  Marc Marquez Berpe...
Pimpinan DPR menerima audiensi AMPB

Pimpinan DPR menerima audiensi AMPB

28 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.