G7 Kecam Keras Transfer Senjata Korut ke Russia
📅 Senin, 19 Feb 2024, 02:25 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: AFP/KCNA VIA KNS
ROMA - Para menteri luar negeri negara-negara Kelompok Tujuh (G7), melalui pernyataan yang dimuat di laman Kementerian Luar Negeri Italia pada Sabtu (17/2), mengecam keras transfer senjata Korea Utara (Korut) ke Russia. Mereka menyebut tindakan itu sebagai pelanggaran langsung terhadap resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Pernyataan tersebut dikeluarkan para menteri luar negeri Amerika Serikat (AS), Inggris, Prancis, Jerman, Kanada, Italia, dan Jepang, serta perwakilan tinggi Uni Eropa di sela-sela Konferensi Keamanan Munich.
Pernyataan dibuat di tengah spekulasi yang terus-menerus bahwa pertemuan puncak 13 September 2023 antara pemimpin Korut, Kim Jong-un, dan Presiden Russia, Vladimir Putin, di landasan pacu antariksa Russia, kemungkinan akan menghasilkan kesepakatan senjata.
"Para menlu juga menyatakan kekhawatiran mendalam mengenai potensi transfer teknologi terkait nuklir atau misil balistik ke Korut, atau transfer senjata konvensional maupun barang-barang penggunaan ganda lainnya dari Russia ke Korut," demikian keterangan di laman Kemlu Italia.
Pyongyang diduga memberikan artileri dan amunisi ke Russia untuk digunakan dalam perang yang dilancarkan Moskwa di Ukraina, sebagai imbalan atas potensi transfer teknologi senjata Russia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pada Januari, Gedung Putih mengatakan Korut telah memberi Russia beberapa lusin misil balistik, yang beberapa di antaranya digunakan untuk melawan Ukraina pada 30 Desember 2023, serta 2 Januari dan 6 Januari tahun ini.SB/Ant/Yonhap-OANA/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!