Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Presiden Kazakhstan Desak Russia Bekukan Perang Ukraina, Tokayev: Semua Ini Harus Dihentikan

📅 Minggu, 26 Jul 2026, 06:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Presiden Kazakhstan Desak Russia Bekukan Perang Ukraina, Tokayev: Semua Ini Harus Dihentikan Doc: AFP
Ket. Presiden Kazakhstan Kassym-Jomart Tokayev (kiri) bertemu dengan Presiden Russia Vladimir Putin di Omsk, Rusia, Sabtu (25/7).

Moskow – Presiden Kazakhstan Kassym-Jomart Tokayev menyerukan agar perang Russia-Ukraina segera dihentikan dengan membekukan konflik sebagai langkah awal menuju perdamaian. Pernyataan tersebut disampaikan langsung kepada Presiden Russia Vladimir Putin saat keduanya menghadiri pertemuan puncak Rusia-Kazakhstan di Omsk, Siberia, pada Sabtu (25/7).

Kazakhstan merupakan sekutu Russia, namun sejak awal tidak pernah secara terbuka menyatakan dukungan terhadap operasi militer Moskow di Ukraina. Konflik tersebut juga memicu kekhawatiran di kalangan negara-negara mitra Russia di kawasan Asia Tengah.

"Bagaimana cara keluar dari situasi ini? Tidak ada yang benar-benar tahu, karena masing-masing pihak memiliki posisi sendiri. Namun, di sisi lain, ada peluang untuk membekukan semua ini," kata Tokayev kepada Putin.

Ia menambahkan bahwa perang telah menelan banyak korban jiwa, terutama dari kalangan generasi muda.

"Sangat disayangkan, anak-anak muda terus kehilangan nyawa. Semua ini harus dihentikan," ujarnya.

Tokayev mengatakan dirinya menyampaikan pandangan tersebut karena masyarakat mengetahui ia akan menghadiri pertemuan di Omsk.

Dalam kesempatan itu, Tokayev juga menyampaikan bahwa akar konflik Russia-Ukraina masih sulit dipahami oleh banyak pihak, termasuk Kazakhstan.

"Berbeda dengan konflik Armenia dan Azerbaijan yang penyebabnya lebih jelas, konflik ini sangat sulit dipahami," katanya.

Ia kemudian mengusulkan agar kedua pihak kembali mengacu pada kesepakatan Istanbul tahun 2022 sebagai dasar untuk melanjutkan proses menuju perdamaian yang telah lama dinantikan.

Menanggapi pernyataan tersebut, Putin mengatakan akan memberikan penjelasan kepada Tokayev mengenai perkembangan perang dalam pertemuan bilateral mereka.

Hingga kini, upaya diplomatik untuk mengakhiri perang yang telah berlangsung lebih dari empat tahun masih mengalami kebuntuan. Di sisi lain, Putin berulang kali menyatakan bahwa Russia tetap bertekad menguasai sisa wilayah Ukraina bagian timur melalui operasi militer.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...

Bupati Klaten Masih Diperiksa KPK, Usai Ditangkap

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Bupati Klaten Masih Diperik...
Advertisement
Karhutla Bromo Memakan Korban Jiwa, Tiga Pahlawan Pemadam Gugur Saat Pertaruhkan Nyawa

Karhutla Bromo Memakan Korban Jiwa, Tiga Pahlawan Pemadam Gugur Saat Pertaruhkan Nyawa

15 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.