Pelajar Bogor Diajarkan Memahami Persoalan Perkotaan Sejak Dini, Gali Manfaatnya Ini!
📅 Kamis, 20 Agu 2026, 20:40 WIB | Oleh: OpikKOTA BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, Jawa Barat, mengenalkan berbagai persoalan perkotaan kepada pelajar sejak dini, mulai dari pelayanan kesehatan, pengelolaan sampah, ketertiban umum hingga kemacetan.
Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin di Bogor, Rabu, mengatakan pemahaman mengenai persoalan perkotaan penting diberikan agar pelajar mengetahui tugas pemerintah sekaligus kondisi yang dihadapi daerahnya.
“Berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 ada beberapa tugas pemerintahan, terutama urusan Pemkot Bogor yang berkaitan dengan pelayanan dasar masyarakat,” kata Jenal usai memberikan pemaparan kepada siswa kelas VI Sekolah Bogor Raya (SBR).
Ia menjelaskan sejumlah urusan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, antara lain kesehatan, persampahan, ketenteraman, ketertiban umum, perlindungan masyarakat, dan penanganan kemacetan.
Pada sektor kesehatan, menurut dia, pemerintah memberikan pelayanan dan jaminan kesehatan melalui BPJS Kesehatan serta fasilitas kesehatan yang tersebar di enam kecamatan di Kota Bogor.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara mengenai persoalan sampah, Jenal mengenalkan kepada para pelajar terkait upaya Pemkot Bogor menangani persoalan tersebut, termasuk rencana Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).
Ia juga mengajak siswa berperan mulai dari lingkungan terdekat dengan membiasakan diri tidak membuang sampah sembarangan serta mengingatkan anggota keluarga mengenai pentingnya menjaga kebersihan.
Jenal juga menjelaskan tugas pemerintah dalam menjaga ketenteraman dan ketertiban umum melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), antara lain melakukan penertiban terhadap aktivitas yang melanggar ketentuan serta menjaga fasilitas umum.
Menurut dia, berbagai upaya tersebut dilakukan untuk memberikan rasa nyaman kepada masyarakat dalam menggunakan ruang dan fasilitas publik.
Selain itu ia mengenalkan persoalan kemacetan dan upaya pemerintah membenahi transportasi perkotaan, termasuk penertiban angkutan kota (angkot) yang sudah tidak laik jalan serta pengembangan layanan angkutan massal Biskita.
“Dengan harga yang murah, Biskita menjadi alternatif angkutan massal perkotaan di Kota Bogor,” kata Jenal.
Kepala Sekolah Dasar SBR Octavianus Muljadi mengatakan pengenalan mengenai pemerintahan dan persoalan perkotaan menjadi bagian penting dalam pembelajaran siswa.
Menurut dia, murid kelas VI juga diarahkan melakukan riset terhadap berbagai persoalan yang ada di Kota Bogor sekaligus mencari alternatif penyelesaiannya.
“Bahkan di kelas enam ini mereka harus mencari solusi dan melakukan riset tentang permasalahan yang ada, terutama di Kota Bogor. Jadi mereka sangat fokus dan antusias,” kata Octavianus. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!