Foto: Riset Bank DBS Indonesia Ungkap Tantangan dan Strategi Transisi Keberlanjutan di Lima Sektor Strategis
Ads
📅 Kamis, 20 Agu 2026, 22:40 WIB
Dari kiri, Chairman Indonesia Data Center Provider Organization (IDPRO) Hendra Suryakusuma, Head of Research PT Bank DBS Indonesia William Simadiputra, Senior Vice President Institutional Banking Group PT Bank DBS Indonesia Agnes Theresa, Director of Institutional Banking Group PT Bank DBS Indonesia Anthonius Sehonamin, dan Executive Director Tenggara Strategics sekaligus moderator Riyadi Suparno berbincang usai peluncuran riset Bank DBS Indonesia bertajuk “The Sustainability Shift: Indonesia's Industrial Landscape in Five Key Sectors, Opportunities and Risks” di Jakarta, Kamis (20/8/2026).Riset tersebut mengulas peluang dan tantangan di lima sektor industri serta pentingnya strategi pembiayaan untuk menghadapi pergeseran agenda keberlanjutan dari kepatuhan menuju ketahanan ekonomi dan daya saing bisnis.
Dari kiri, Chairman Indonesia Data Center Provider Organization (IDPRO) Hendra Suryakusuma, Senior Vice President Institutional Banking Group PT Bank DBS Indonesia Agnes Theresa, Kompartemen Hubungan Stakeholders Bidang Sustainability Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Agam Fatchurrochman, dan Direktur serta Chief Sustainability and Corporate Affairs Officer PT Vale Indonesia Tbk Budiawansyah menjadi pembicara saat peluncuran riset Bank DBS Indonesia bertajuk “The Sustainability Shift: Indonesia's Industrial Landscape in Five Key Sectors, Opportunities and Risks” di Jakarta, Kamis (20/8).Riset tersebut mengulas peluang dan tantangan di lima sektor industri serta pentingnya strategi pembiayaan untuk menghadapi pergeseran agenda keberlanjutan dari kepatuhan menuju ketahanan ekonomi dan daya saing bisnis.
Director of Institutional Banking Group PT Bank DBS Indonesia Anthonius Sehonamin menyampaikan paparan sebelum peluncuran riset Bank DBS Indonesia bertajuk “The Sustainability Shift: Indonesia's Industrial Landscape in Five Key Sectors, Opportunities and Risks” di Jakarta, Kamis (20/8).Riset tersebut mengulas peluang dan tantangan di lima sektor industri serta pentingnya strategi pembiayaan untuk menghadapi pergeseran agenda keberlanjutan dari kepatuhan menuju ketahanan ekonomi dan daya saing bisnis.
Head of Research PT Bank DBS Indonesia William Simadiputra menyampaikan hasil riset peluncuran riset Bank DBS Indonesia bertajuk “The Sustainability Shift: Indonesia's Industrial Landscape in Five Key Sectors, Opportunities and Risks” di Jakarta, Kamis (20/8).Riset tersebut mengulas peluang dan tantangan di lima sektor industri serta pentingnya strategi pembiayaan untuk menghadapi pergeseran agenda keberlanjutan dari kepatuhan menuju ketahanan ekonomi dan daya saing bisnis.
Head of Research PT Bank DBS Indonesia William Simadiputra (kedua kiri), Senior Vice President Institutional Banking Group PT Bank DBS Indonesia Agnes Theresa (tengah) dan Director of Institutional Banking Group PT Bank DBS Indonesia Anthonius Sehonamin (kedua kanan) berbincang usai peluncuran riset Bank DBS Indonesia bertajuk “The Sustainability Shift: Indonesia's Industrial Landscape in Five Key Sectors, Opportunities and Risks” di Jakarta, Kamis (20/8).Riset tersebut mengulas peluang dan tantangan di lima sektor industri serta pentingnya strategi pembiayaan untuk menghadapi pergeseran agenda keberlanjutan dari kepatuhan menuju ketahanan ekonomi dan daya saing bisnis.
Dari kiri, Chairman Indonesia Data Center Provider Organization (IDPRO) Hendra Suryakusuma, Head of Research PT Bank DBS Indonesia William Simadiputra, Senior Vice President Institutional Banking Group PT Bank DBS Indonesia Agnes Theresa, Director of Institutional Banking Group PT Bank DBS Indonesia Anthonius Sehonamin, dan Executive Director Tenggara Strategics sekaligus moderator Riyadi Suparno berbincang usai peluncuran riset Bank DBS Indonesia bertajuk “The Sustainability Shift: Indonesia's Industrial Landscape in Five Key Sectors, Opportunities and Risks” di Jakarta, Kamis (20/8/2026).Riset tersebut mengulas peluang dan tantangan di lima sektor industri serta pentingnya strategi pembiayaan untuk menghadapi pergeseran agenda keberlanjutan dari kepatuhan menuju ketahanan ekonomi dan daya saing bisnis.
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".