Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Film 'Niu Lai' dengan Karakter Sangat Sederhana dan Alur cerita Abstrak, Mengapa Berhasil Raih Posisi 'Box Office' Tiongkok? Ini Sebabnya!

📅 Kamis, 20 Agu 2026, 22:24 WIB | Oleh:
Film 'Niu Lai' dengan Karakter Sangat Sederhana dan Alur cerita Abstrak, Mengapa Berhasil Raih Posisi 'Box Office' Tiongkok? Ini Sebabnya! Doc: ANTARA/Desca Lidya Natalia
Ket. Poster film "Niu Lai" buatan staf bioskop bersanding dengan poster film lainnya di salah satu bioskop di Beijing, Kamis (20/8).

BEIJING, TIONGKOK - "Niu Lai" adalah film animasi orisinal Tiongkok berdurasi 86 menit yang mulai tayang pada 5 Agustus 2026 dan selama sembilan hari penayangan awal hanya meraup 7.169 RMB (sekitar Rp15,5 juta) dengan sekitar 200 orang penonton. 

Walaupun dengan karakter yang dinilai sangat sederhana dan alur ceritanya abstrak, Film animasi berbiaya rendah "Niu Lai" yang secara harafiah diterjemahkan sebagai "sapi jantan tiba" berhasil meraih posisi "box office" Tiongkok.

Namun, pada hari ke-16 penayangannya yaitu per Kamis (20/8), film tersebut meraup pendapatan kotor total sebesar 30,97 juta RMB (sekitar Rp81,9 miliar) dan sudah ditonton sekitar 960 ribu orang penonton.

Film tersebut tidak punya deretan selebritas maupun kampanye promosi besar karena hanya dikerjakan oleh dua orang yaitu sutradara Xin Yumen (yang juga menjadi pengisi suara untuk karakter Niu Lai) dan penulis skenario Sun Lifang.

Sun Lifang adalah ibu dari Xin Yumeng. Xin awalnya bekerja di bidang dekorasi interior sebelum memutuskan untuk beralih ke dunia animasi dan mewujudkan mimpinya membuat film dan Sun membantu untuk mewujudkan impian putranya. Keduanya membuat film tersebut selama lima tahun.

Film itu diproduksi oleh Dalian Jingyuan Culture Film and Television Media, yang sebelumnya merupakan perusahaan desain interior dan dekorasi.

Dengan anggaran terbatas, "Niu Lai" bahkan tidak memiliki poster promosi resmi yang layak sehingga para pegawai bioskop sampai membuat sendiri poster dengan gambar tangan untuk menarik penonton.

Ceritanya pun tergolong "nyentrik" yaitu mengenai seekor anak sapi (Niu Lai) yang baru lahir membawa seekor burung betet yang baru datang dari padang pasir ke dalam alam mimpi.

Dalam mimpinya, sang burung menyaksikan bagaimana Niu Lai, di bawah pengaruh berbagai kekuatan, perlahan tumbuh menjadi seorang pemberani yang bertanggung jawab dan menghadapi keputusan hidup dan mati.

Film tersebut menarik perhatian pasar Tiongkok sejak 14 Agustus 2026 saat banyak pengguna media sosial tertarik dengan potongan video dan "meme" dari film tersebut yang dapat disebut sangat kasar dan hanya dikerjakan oleh dua orang.

Dari komentar-komentar di media sosial, film tersebut dinilai "film dengan cerita paling dasar," "setingkat bencana," dan "lebih buruk dari animasi buatan AI", "hampir tidak percaya ini adalah film animasi Tiongkok yang dirilis pada 2026". Namun yang lain menyebut mereka menontonnya karena ingin tahu "seberapa buruk film itu."

Di media sosial juga dibagikan potongan-potongan adegan sambil memuji metode "buatan tangan" Niu Lai yang menjadi sindiran halus terhadap buruknya kualitas animasi film tersebut tapi sekaligus menjadi bukti bahwa para pembuatnya tidak menggunakan kecerdasan buatan.

Sebagian lainnya mengatakan mereka mendukung film tersebut karena sangat berharap pasar saham akan bergerak "bullish" dengan merujuk pada fakta bahwa kata "sapi" dalam bahasa Mandarin sama-sama menggunakan karakter "牛" atau "niu".

"Niu Lai" bahkan bersaing dengan dua film utama Hollywood yaitu "The Odyssey" dan "Spider-Man: Brand New Day" maupun film lokal Tiongkok "*Once Upon a Time in the Middle East". Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Final Ideal Piala AFF, Vietnam Bersiap Ngluruk ke Thailand
    Preview komentar:
    skuad "gajah perang" sepertinya unggul, mrk diuntungkan sbg ...
  • Airlangga: Indonesia Prioritaskan Transformasi Industri Berbasis Tenaga Surya
    Preview komentar:
    Langkah strategis pemerintah menargetkan 100 GW tenaga surya ...
  • Badan Pangan Nasional Usul Tambahan 150 Ribu Ton SPHP Jagung Perkuat Peternak Mikro
    Preview komentar:
    Kebijakan strategis Bapanas mengusulkan tambahan 150 ribu ton ...
Nasional
TNI AD kirim bantuan untuk ...
Daerah
Program Pelatihan Vokasi Na...
Ekonomi
Harga bawang merah nasional...
Ruben Onsu Resmi Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Dugaan Penipuan & Penggelapan Investasi, Ini Kronologinya!

Ruben Onsu Resmi Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Dugaan Penipuan & Penggelapan Investasi, Ini Kronologinya!

20 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.