Penyisiran Perairan Tulungagung Mencari ABK yang Hilang di Laut Lepas
📅 Kamis, 20 Agu 2026, 22:47 WIB | Oleh: Tim PenulisTulungagung - Petugas SAR gabungan menyisir perairan selatan Tulungagung setelah seorang anak buah kapal (ABK) KM Sumber Sejati dilaporkan hilang di laut lepas, tepatnya di Samudra Hindia dengan lokasi terakhir berjarak sekitar 368 kilometer dari pantai.
Kasi Humas Polres Tulungagung Iptu Nanang Murdiyanto, Kamis, mengatakan ABK yang hilang bernama Fitra Fauzi Akbar, warga Desa Tenjolayah, Kecamatan Sicalangka, Kota Bandung, Jawa Barat, yang berangkat melaut menggunakan KM Sumber Sejati dari Jakarta.
“KM Sumber Sejati berangkat dari Pelabuhan Pangkalan Muara Baru Jakarta pada Rabu (1/7/2026) dan masuk ke perairan Pantai Popoh karena ada kerusakan mesin,” kata Nanang di Tulungagung.
Setelah perbaikan kapal selesai, KM Sumber Sejati kembali melaut menuju Samudra Hindia dari Pantai Popoh pada Senin (6/7) sekitar pukul 18.00 WIB. Saat itu, kapal mengangkut 33 ABK.
Fitra terakhir kali diketahui berada di kapal pada Senin (17/8) sekitar pukul 00.00 WIB.
Sebaiknya Anda baca juga:
Saat itu, korban sempat bermain telepon seluler bersama rekannya sebelum masuk ke kamar untuk beristirahat.
“Informasi dari pengurus kapal, korban sempat bermain ponsel dengan temannya dan tidak lama kemudian masuk ke dalam kamar,” ujarnya.
Sekitar pukul 03.00 WIB, rekan korban mendatangi kamar untuk membangunkannya karena harus kembali bekerja. Namun, korban tidak ditemukan di dalam kamar maupun di bagian lain kapal.
Sebaiknya Anda baca juga:
Nanang mengatakan titik terakhir korban dilaporkan hilang berada pada koordinat 11°59'47.00" LS dan 111°37'39.00" BT. Lokasi tersebut berjarak sekitar 198,83 mil laut atau 368,24 kilometer dari pantai.
Pihak kepolisian kemudian berkoordinasi dengan Tim SAR Gabungan untuk menindaklanjuti laporan tersebut. Namun, pencarian secara langsung terkendala jarak lokasi kejadian yang cukup jauh dari daratan.
“Proses pencarian biasa tidak mungkin dilakukan karena lokasi korban hilang yang cukup jauh. Jadi, kami bersama Tim SAR Gabungan melakukan pemantauan kemungkinan ditemukannya korban,” katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!