Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pesawat Luar Angkasa 'Moon Sniper' Jepang Bersiap Mendarat di Bulan

📅 Jumat, 19 Jan 2024, 08:45 WIB | Oleh: Tim Penulis

Dengan teknologi "penembak jitu", Jepang berharap dapat "menunjukkan kehadirannya" di luar angkasa dan memberikan informasi penting tentang sejarah Bulan, menurut Morota.

Misi tersebut juga berambisi untuk mengungkap misteri sumber daya air yang akan menjadi kunci pembangunan pangkalan di Bulan suatu hari nanti.

Permukaan bulan mirip gurun, namun di kutub, yang medannya terjal dan minim sinar matahari, terdapat area di mana air bisa terdapat.

"Kemungkinan komersialisasi bulan bergantung pada apakah ada air di kutub," kata Morota.

Probe logam berbentuk bola SLIM, sedikit lebih besar dari bola tenis dan membawa kamera, dikembangkan bersama oleh JAXA dan raksasa mainan Jepang Takara Tomy.

Menambah suasana ceria, badan antariksa tersebut telah merilis video game online berjudul "SLIM: Game pendaratan di Bulan yang tepat".

Lebih dari 50 tahun setelah pendaratan manusia pertama di Bulan, banyak negara dan perusahaan swasta berlomba untuk melakukan perjalanan baru.

Namun pendaratan darurat, kegagalan komunikasi, dan masalah teknis lainnya sering terjadi.

Bulan ini, sebuah pesawat pendarat Bulan swasta Amerika harus kembali beroperasi setelah terjadi kebocoran bahan bakar, sementara NASA menunda rencana misi bulan berawak di bawah program Artemis.

Rusia, Tiongkok, dan negara lain mulai dari Korea Selatan hingga Uni Emirat Arab juga mencoba peruntungan.

Jepang sebelumnya gagal dua kali dalam misi ke Bulan - satu publik dan satu swasta.

Pada 2022, negara tersebut gagal mengirimkan wahana penjelajah bulan bernama Omotenashi sebagai bagian dari misi Artemis 1 Amerika Serikat.

Pada April, startup Jepang, ispace, gagal mencoba menjadi perusahaan swasta pertama yang mendarat di Bulan, dan kehilangan komunikasi dengan pesawatnya setelah apa yang disebutnya sebagai "pendaratan keras".

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

18 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.