Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ribuan Orang Ditangkap dalam Aksi Protes Nasional di Iran

📅 Sabtu, 10 Jan 2026, 17:20 WIB | Oleh:
Ribuan Orang Ditangkap dalam Aksi Protes Nasional di Iran  Doc: Freepik    

TEHERAN - Protes nasional di Iran terus meluas di tengah memburuknya kondisi ekonomi, sementara pemerintah memutus akses internet dan jaringan telepon. Gelombang demonstrasi ini semakin menekan pemerintahan teokratis Iran yang masih terdampak konflik regional dan tekanan internasional.

Menurut Human Rights Activists News Agency (HRANA), lebih dari 500 aksi protes telah terjadi di seluruh 31 provinsi Iran. Sedikitnya 65 orang dilaporkan meninggal dan lebih dari 2.300 orang ditangkap selama gelombang demonstrasi tersebut.

Namun, media pemerintah Iran memberikan informasi yang terbatas. Sementara itu, pembatasan terhadap jurnalis dan pemutusan internet menyulitkan peliputan di lapangan.

Meski demikian, protes terus berlanjut bahkan setelah Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei memperingatkan para pengunjuk rasa. Runtuhnya nilai rial telah memicu krisis ekonomi yang meluas, dilansir dari AP News, Sabtu (10/1).

Lonjakan harga bahan pokok seperti daging dan beras serta tingkat inflasi tahunan sekitar 40 persen juga terjadi di negara tersebut. Pada Desember, pemerintah menaikkan harga bensin bersubsidi, yang semakin membebani masyarakat.

Protes yang awalnya dimulai oleh para pedagang di Teheran kemudian menyebar ke berbagai wilayah. Aksi protes kemudian berkembang dari tuntutan ekonomi menjadi seruan antipemerintah.

Sebagian pengunjuk rasa juga menyuarakan dukungan kepada Putra Mahkota Iran di pengasingan, Reza Pahlavi. Di sisi lain, Barat semakin khawatir terhadap program nuklir Iran yang dituding mendekati kemampuan senjata nuklir.

Tekanan ekonomi semakin meningkat sejak Perserikatan Bangsa-Bangsa kembali memberlakukan sanksi pada September terkait program nuklir Iran. tTekanan tersebu membuat nilai mata uang rial terjun bebas hingga lebih dari 1,4 juta per dollar AS (sekitar Rp23,5 miliar). ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Olahraga
PSS Sleman Gagal Melanjutka...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.