Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pesawat Luar Angkasa 'Moon Sniper' Jepang Bersiap Mendarat di Bulan

📅 Jumat, 19 Jan 2024, 08:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pesawat Luar Angkasa 'Moon Sniper' Jepang Bersiap Mendarat di Bulan Doc: NDTV/JAXA
Ket. Seniman menggambarkan pesawat luar angkasa SLIM "Moon Sniper" yang meluncur di atas permukaan bulan.

TOKYO - Pesawat luar angkasa "Moon Sniper" Jepang sedang bersiap untuk melakukan pendaratan bersejarah di bulan pada Sabtu (20/1) tengah malam dengan menggunakan teknologi tepat yang diharapkan akan membawa kesuksesan.

Dengan misi Smart Lander for Investigating Moon (SLIM), Jepang ingin menjadi negara kelima yang melakukan pendaratan lunak (soft landing) yang sangat rumit di permukaan berbatu Bulan.

Sejauh ini hanya Amerika Serikat, Uni Soviet, Tiongkok, dan India yang telah mencapai prestasi tersebut.

Namun pendarat Jepang - yang dilengkapi dengan wahana bergulir yang dikembangkan oleh perusahaan mainan besar - telah dirancang untuk melakukan hal tersebut dengan presisi yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Penurunan pesawat ringan SLIM, yang dijuluki "Moon Sniper" oleh badan antariksa JAXA, dijadwalkan dimulai pada tengah malam waktu Jepang pada hari Sabtu (20/1).

Jika semuanya berjalan sesuai rencana, pendaratan akan dilakukan sekitar 20 menit kemudian.

Pesawat tersebut menargetkan area dalam jarak 100 meter (330 kaki) dari suatu titik di permukaan, jauh lebih sempit daripada zona pendaratan biasanya yang berjarak beberapa kilometer.

Keberhasilan ini akan membalikkan nasib Jepang di luar angkasa setelah dua kali gagal serta kegagalan roket baru-baru ini, termasuk saat terjadi ledakan setelah lepas landas.

Hal ini juga mencerminkan keberhasilan program luar angkasa berbiaya rendah yang dilakukan India pada bulan Agustus, ketika negara tersebut menjadi negara pertama yang mendaratkan pesawat tak berawak di dekat kutub selatan Bulan yang sebagian besar belum dijelajahi.

SLIM akan mencoba mendarat di kawah tempat mantel Bulan - lapisan terdalam di bawah keraknya - diyakini dapat diakses dari permukaan.

"Batuan yang tersingkap di sini sangat penting dalam pencarian asal usul Bulan dan Bumi," kata Tomokatsu Morota, seorang profesor di Universitas Tokyo dengan spesialisasi eksplorasi bulan dan planet, kepada AFP.

JAXA telah melakukan pendaratan tepat di sebuah asteroid, namun tantangannya lebih besar di Bulan, karena gravitasinya lebih kuat.

Hanya dengan satu tembakan saat mendarat, tekanannya sudah meningkat -- dan ketepatan pesawat sangat penting dalam upaya untuk "mendarat di area yang dikelilingi bebatuan", yang akan diperiksa dengan kamera, kata Morota.

Berlomba ke Bulan

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

33 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

57 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.