Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG: Pelaku Pelayaran di Selat Sunda Bagian Utara Relatif Aman

📅 Kamis, 21 Des 2023, 17:24 WIB | Oleh:
BMKG: Pelaku Pelayaran di Selat Sunda Bagian Utara Relatif Aman Doc: ANTARA/HO-ASDP
Ket. Pelaku pelayaran Kapal Ferry penyeberangan Merak - Bakauheni relatif aman karena tinggi gelombang 1.25 meter di Perairan Selat Sunda bagian utara.

SERANG - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan pelaku pelayaran di Perairan Selat Sunda bagian utara, Provinsi Banten relatif aman untuk keselamatan, karena tinggi gelombang normal hanya 1.25 meter."Saat ini cuaca di Perairan Selat Sunda bagian utara normal," kata Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Kelas I Serang, Tatang Rusmana di Serang, Banten, Kamis (21/12).Pelaku pelayaran yang melintasi Perairan Selat Sunda bagian utara sepanjang Kamis pagi hingga dini hari relatif aman, karena tinggi gelombang di perairan itu hanya1.25 meter.Sebelumnya, kata dia, Perairan Selat Sunda bagian selatan cukup membahayakan bagi pelaku pelayaran.Namun, saat ini cuaca sudah kembali normal sehingga pelaku pelayaran yang melintasi Perairan Selat Sunda bagian utara relatif aman untuk keselamatan mereka.Pelaku pelayaran itu mulai perahu nelayan, kapal ferry, kapal tongkang, kapal pesiar , kapal tongkang dan kapal kargo.Bahkan, penumpang penyeberangan Pelabuhan Merak - Bakauheni pada liburan Natal dan Tahun Baru mulai ramai.Penyebarangan Pelabuhan Merak menuju Pelabuhan Bakauheni yang menggunakan kapal ferry aman melintasi Selat Sunda bagian utara itu.Sebab, tinggi gelombang berkisar antara 0.50 sampai 1.25 meter tidak menimbulkan kecelakaan laut.Sementara itu, Perairan Selatan Banten, Selat Sunda bagian Selatan dan Samudera Hindia Selatan Banten cukup membahayakan bagi keselamatan pelaku pelayaran.Tinggi gelombang di perairan itu berkisar antara 1.25 meter sampai 2.50 meter cukup resiko terhadap keselamatan bagi pelaku pelayaran."Kami minta warga, wisatawan dan pelaku pelayaran yang melintasi Perairan Selatan Banten waspada untuk menghindari kecelakaan laut," katanya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Kemenperin Dorong Gen Z Kem...
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.