Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Inisiatif Wilayah, Mandirikan Daerah lewat Optimalisasi Kekayaan Lokal

📅 Selasa, 18 Agu 2026, 08:43 WIB | Oleh:
Inisiatif Wilayah, Mandirikan Daerah lewat Optimalisasi Kekayaan Lokal Doc: ist
Ket. produksi pangan

TANGERANG – Kekayaan yang dimiliki daerah perlu dikulik untuk dikembangkan guna memperkuat kemandirian. “Inilah yang tengah ditempuh Tangsel,”m tutur Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie. Dia menekankan pentingnya optimalisasi potensi daerah sebagai bagian dari upaya memperkuat kedaulatan dan kemandirian Tangsel.

Menurutnya, semangat kemerdekaan harus diwujudkan melalui kemampuan daerah dalam memaksimalkan sumber daya setempat. “Pemerintah kota terus mendorong kesejahteraan masyarakat,” ujar Benyamin usai mengikuti upacara pengibaran bendera Merah Putih dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Batalyon Kavaleri 9/Satya Dharma Kala (Yonkav 9/SDK), Senin.

Benyamin mengatakan, semangat kemerdekaan harus diterjemahkan dalam pembangunan yang mampu mendorong masyarakat dan pemerintah daerah untuk semakin berdaulat di berbagai bidang. Menurutnya, kedaulatan tidak hanya berkaitan dengan aspek pemerintahan, tetapi juga harus diwujudkan dalam bidang ekonomi, budaya, pendidikan, hingga kesehatan.

“Kita harus berdaulat dalam bidang ekonomi, budaya, pendidikan, dan kesehatan. Artinya, pemerintah kota bersama masyarakat harus menunjukkan kemampuannya dalam membangun bidang-bidang tersebut,” jelasnya. Benyamin menekankan, kedaulatan tersebut dapat dimulai dari kemampuan pemerintah daerah dan masyarakat dalam mengoptimalkan potensi Tangerang Selatan.

Benyamin menjelaskan, optimalisasi potensi daerah menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, pemerintah bersama masyarakat perlu terus mengembangkan dan memanfaatkan berbagai sumber daya.

Selain kedaulatan, Benyamin juga menyoroti pentingnya prinsip keadilan dalam pembangunan. Menurutnya, keadilan tidak dapat dimaknai sebatas memberikan sesuatu dalam jumlah yang sama kepada setiap orang, tetapi harus diberikan sesuai dengan proporsi dan kebutuhan masing-masing.

“Keadilan bukan berarti harus sama rata. Adil itu sesuai dengan proporsinya. Ada hukum-hukum yang mengatur,” kata dia. Benyamin melanjutkan, upaya mewujudkan kemakmuran masyarakat juga menjadi bagian dari tanggung jawab pemerintah daerah. Namun, pembangunan tidak dapat dilakukan oleh pemerintah seorang diri sehingga membutuhkan sinergi dan kolaborasi dari seluruh elemen masyarakat.

"Kami berharap semangat kemerdekaan dapat terus menjadi dorongan bagi pemerintah dan masyarakat untuk bersama-sama membangun Tangerang Selatan yang semakin mandiri, berdaya, dan mampu mengoptimalkan seluruh potensi daerah," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.