Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Harga Gabah Tembus Rp7.600 per Kg, Petani Sumedang Panen Untung Berlipat

📅 Selasa, 18 Agu 2026, 14:42 WIB | Oleh: Tim Penulis
Harga Gabah Tembus Rp7.600 per Kg, Petani Sumedang Panen Untung Berlipat Doc: Antara
Ket. Sejumlah petani memanen padi menggunakan mesin perontok setelah tanaman padi memasuki masa panen.

Sumedang - Petani padi di Desa Ujungjaya, Kecamatan Ujungjaya, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, menyambut positif kenaikan harga gabah pada musim panen tahun ini yang mencapai Rp7.600 per kilogram di tingkat pengepul.

Petani setempat Solihin di Sumedang, Jawa Barat, Selasa (18/8), mengatakan harga tersebut lebih tinggi dibandingkan harga dasar gabah Bulog yang berada di kisaran Rp6.500 per kilogram, sehingga memberikan nilai jual yang lebih baik bagi hasil panen petani.

“Harga gabah sekarang cukup bagus. Pengepul berani membeli sampai Rp7.600 per kilogram untuk gabah basah,” katanya.

Menurut dia, harga gabah yang tinggi tersebut menjadi keuntungan tersendiri bagi petani karena terjadi bersamaan dengan peningkatan hasil produksi padi sekitar 30 hingga 40 persen pada musim panen tahun ini.

Produktivitas padi yang sebelumnya sekitar 18,9 kuintal per petak ukuran 250 bata atau setara 0,4 hektare meningkat menjadi sekitar 26,5 kuintal per petak pada musim panen tahun ini sehingga produktivitas meningkat dari sekitar 4,7 ton menjadi 6,6 ton per hektare.

Menurut Solihin, peningkatan hasil tersebut terjadi pada areal persawahan sekitar 250 hektare di Desa Ujungjaya dan turut dirasakan sejumlah petani lainnya.

Solihin mengatakan peningkatan produksi tersebut antara lain dipengaruhi oleh berkurangnya serangan hama serta kondisi prasarana pertanian yang dinilai semakin memadai.

“Hasil produksi tahun ini meningkat sekitar 30 sampai 40 persen, salah satunya karena serangan hama berkurang dan prasarana pertanian juga cukup memadai,” ujarnya.

Ia menilai kombinasi peningkatan produksi dan harga gabah yang relatif tinggi membuat hasil panen tahun ini lebih menguntungkan bagi petani.

Kondisi tersebut juga dinilai dapat memberikan kepastian lebih baik bagi petani dalam menjalankan usaha tani.

Solihin berharap harga gabah di tingkat petani tetap terjaga sehingga peningkatan hasil panen dapat memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan petani.

“Harapan kami, program pemerintah yang sudah berjalan bisa terus dipertahankan dan ditingkatkan. Kami juga berharap usulan dari petani dapat direalisasikan,” katanya

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumedang terus mendukung penguatan sarana pertanian melalui penyaluran alat dan mesin pertanian (alsintan) secara bertahap di sejumlah kecamatan untuk meningkatkan efisiensi usaha tani.

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengatakan bantuan alsintan dari pemerintah pusat mulai direalisasikan dan disebar di berbagai kecamatan, antara lain berupa combine harvester serta mesin pompa air untuk mendukung percepatan modernisasi pertanian.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Luar Negeri
Selamat Datang di Festival ...
Daerah
Kebakaran Kawah Ijen Sudah ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.