Letak Indonesia Pengaruhi Aktivitas Gunung Api
📅 Sabtu, 09 Des 2023, 08:00 WIB | Oleh: Tim RedaksiCoba dijelaskan perkembangan Gunung Lokon dan Gunung Anak Krakatau.
Gunungapi Lokon terdapat di Kota Administratif Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara, aktivitas vulkanik Gunung Lokon dipantau secara visual dan instrumental dari Pos Pengamatan Gunung api (PPGA) yang berada di Kelurahan Kakaskasen Kecamatan Tomohon Utara, Kota Tomohon, Sulawesi Utara. Tingkat aktivitas Gunung Lokon saat ini masih tetap Level II (Waspada).
Berdasarkan catatan Petugas Pos Gunung Lokon menunjukkan peningkatan aktivitas asap kawah sejak pukul 00:00-06:00 Wita tercatat setinggi 25-150 m dari kawah Tompaluan yang diikuti oleh peningkatan kegempaan berupa gempa Vulkanik Dangkal sebanyak 25 kejadian, lima kali gempa Vulkanik Dalam, tiga kali gempa Embusan dan tiga kali gempa Tektonik Jauh.
Berdasarkan data visual dan instrumental terindikasi adanya peningkatan tekanan di bagian dangkal (permukaan) setelah terekamnya gempa Vulkanik Dangkal yang berasosiasi dengan pelepasan gas embusan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Potensi ancaman bahaya aktivitas Gunung Lokon untuk saat ini adalah terjadinya erupsi freatik (erupsi yang diakibatkan kontak magma dengan air hidrotermal) secara tiba-tiba dan dapat diikuti dengan erupsi freatomagmatik-magmatik. Erupsi dapat disertai dengan lontaran material pijar berukuran lapilli sampai bongkah dan hujan abu tebal dengan atau tanpa diikuti aliran awan panas erupsi secara tiba-tiba.
Selain masyarakat mewaspadai potensi banjir lahar pada sungai yang berhulu di puncak, masyarakat diimbau untuk tetap berada di dalam rumah, dan apabila berada di luar rumah disarankan untuk menggunakan pelindung hidung, mulut (masker) dan mata (kacamata).
Kalau untuk Gunung Anak Krakatau?
Sebaiknya Anda baca juga:
Telah terjadi erupsi Gunung Anak Krakatau, yang berlokasi di Lampung pada tanggal 05 Desember 2023 pukul 16:25 WIB dengan tinggi kolom abu teramati 1.000 m di atas puncak (1.157 m di atas permukaan laut). Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat laut. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 70 mm dan durasi 49 detik dan tidak terdengar suara dentuman.
Saat ini, Gunung Anak Krakatau berada pada Status Level III (Siaga) dengan rekomendasi masyarakat/pengunjung/wisatawan/pendaki tidak mendekati Gunung Anak Krakatau atau beraktivitas dalam radius 5 km dari kawah aktif.
Kalau aktivitas Gunung Anak Krakatau?
Pemantauan petugas Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau hingga pukul 09.53 WIB pagi ini teramati tinggi kolom abu kurang lebih 500 m di atas puncak (kurang lebih 657 m di atas permukaan laut). Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat laut. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 54 mm dan durasi kurang lebih 2 menit 37 detik.
Tidak terdengar suara dentuman. Saat ini, Gunung Anak Krakatau berada pada Status Level III (Siaga) dengan rekomendasi,masyarakat/pengunjung/wisatawan/pendaki tidak mendekati Gunung Anak Krakatau atau beraktivitas dalam radius 5 km dari kawah aktif.
Bagaimana perkembangan terbaru aktivitas Gunung Merapi?
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!