Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Nelayan Asal Situbondo Hilang Ditemukan Meninggal, Diduga Terhempas Gelombang Saat Memancing

📅 Senin, 03 Agu 2026, 16:07 WIB | Oleh:
Nelayan Asal Situbondo Hilang Ditemukan Meninggal, Diduga Terhempas Gelombang Saat Memancing Doc: Istimewa
Ket. Korban, warga Dusun Dami, Desa Jangkar, pertama kali ditemukan mengambang di laut oleh seorang nelayan bernama Suto yang sedang berangkat memancing. Lokasi penemuan berada sekitar dua mil laut dari bibir Pantai Jangkar.

SITUBONDO – Pencarian terhadap seorang nelayan yang dilaporkan hilang saat melaut di perairan Jangkar, Kabupaten Situbondo, akhirnya berakhir duka. Setelah sempat dinyatakan hilang sejak Minggu pagi, Sugianto (45) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Senin (3/8).

Dikutip dari Antara, korban, warga Dusun Dami, Desa Jangkar, pertama kali ditemukan mengambang di laut oleh seorang nelayan bernama Suto yang sedang berangkat memancing. Lokasi penemuan berada sekitar dua mil laut dari bibir Pantai Jangkar.

Koordinator Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Situbondo, Puriyono, mengatakan informasi penemuan tersebut langsung diteruskan kepada tim gabungan untuk dilakukan evakuasi.

"Korban pertama kali ditemukan oleh Pak Suto saat hendak memancing ikan di sekitar lokasi penemuan," ujar Puriyono.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Situbondo bersama Satpolairud Polres Situbondo dan unsur terkait kemudian mengevakuasi jenazah ke Pelabuhan Jangkar. Selanjutnya, korban dibawa ke rumah duka menggunakan ambulans Puskesmas Jangkar setelah menjalani pemeriksaan medis.

Hasil pemeriksaan luar oleh petugas medis menyatakan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

"Tidak ditemukan luka maupun bekas penganiayaan. Korban murni meninggal akibat tenggelam di laut, dan pihak keluarga menerima hasil pemeriksaan tersebut," kata Puriyono.

Sebelumnya, Sugianto diketahui berangkat melaut sekitar pukul 05.00 WIB pada Minggu (2/8). Namun hingga siang hari ia tak kunjung kembali. Sekitar pukul 12.00 WIB, nelayan setempat menemukan perahu miliknya mengapung tanpa awak sekitar 12 mil laut dari bibir Pantai Jangkar.

Korban diduga terjatuh ke laut setelah perahunya diterjang gelombang saat memancing. Sejak laporan diterima, tim gabungan melakukan pencarian hingga akhirnya korban ditemukan sehari kemudian dalam kondisi meninggal dunia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Anoman Obong Kalau Jadi Tema Game Bakal Seru

28 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Anoman Obong Kalau Jadi Tem...
Olahraga
PSS Sleman Gagal Melanjutka...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.