Dedi Mulyadi Bongkar Total Teras Cihampelas, Bandung Bersiap Punya Wajah Baru
📅 Senin, 03 Agu 2026, 16:17 WIB | Oleh: Tim PenulisBandung - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) menargetkan pembongkaran dan penataan Teras Cihampelas yang kini pengelolaannya resmi di bawah mereka, bisa rampung pada Oktober 2026 mendatang.
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi mengatakan pihaknya menargetkan proses lelang terbuka yang diharapkan prosesnya transparan tanpa penyimpangan, hingga pembongkaran dan penataan fisik kawasan ikonik tersebut rampung total dalam kurun waktu tiga bulan.
"Urusan administrasi dan segala macamnya ditargetkan selesai dalam satu bulan, sehingga Oktober seluruh pengerjaan fisik sudah rampung," kata Gubernur Dedi Mulyadi dalam keterangan di Bandung, Senin (3/8).
Pemprov Jabar resmi mengambil alih pengelolaan kawasan Jalan Cihampelas, termasuk Teras Cihampelas, dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung sejak 29 Juli 2026 melalui penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) dan Berita Acara Serah Terima (BAST) di Balai Kota Bandung.
Langkah terobosan ini memosisikan Pemprov Jabar turun langsung mengeksekusi proyek fisik perkotaan demi mengembalikan kejayaan Teras Cihampelas sebagai pusat industri kreatif, fesyen, serta destinasi pariwisata unggulan berdaya saing global.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dedi Mulyadi menegaskan pergeseran peran pemerintah provinsi yang kini tidak lagi sebatas memegang fungsi administratif, melainkan terjun langsung menangani urusan teknis di lapangan.
"Barangkali ini pertama kalinya dalam sejarah, pemerintah provinsi membangun trotoar dan taman. Fokus penataan seperti ini diperuntukkan bagi kawasan pusat perkotaan, sementara untuk wilayah pedesaan kami fokuskan pada pembangunan infrastruktur jalan," ucapnya.
Dedi Mulyadi memproyeksikan wajah baru Teras Cihampelas bakal bersinergi langsung dengan reaktivasi penerbangan di Bandara Husein Sastranegara untuk mendongkrak ceruk pasar wisatawan mancanegara, khususnya dari Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Dengan beroperasinya kembali Bandara Husein, saya yakin akan semakin banyak turis dari Malaysia, Singapura, dan Brunei, yang kembali datang. Mereka sering kali datang hanya untuk potong rambut atau perawatan wajah, sehingga akhirnya menginap lebih lama. Karena sumber pendapatan kota bertumpu pada pajak hotel dan restoran, kawasan publik harus ditata semenarik mungkin agar mengundang banyak kunjungan," ucapnya.
Sementara itu Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengapresiasi penuntasan alih kelola Teras Cihampelas yang menjadi bagian dari penyelesaian tiga isu krusial perkotaan bersama Pemprov Jabar, selain pengerjaan TPPAS Legok Nangka.
"Alhamdulillah, hari ini terjalin sinergi yang luar biasa antara pemkot dan pemprov. Dari tiga isu utama yang sempat kami bahas bersama Pak Gubernur, semuanya sudah berjalan baik. TPPAS Legok Nangka sudah groundbreaking, dan hari ini Teras Cihampelas resmi diserahterimakan. Tiga isu paling ramai antara saya dan Pak Gubernur, beres," tutur Farhan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!