Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BRIN Perkuat Kajian Sungai Bawah Tanah di Kebumen untuk Ketahanan Air

📅 Senin, 03 Agu 2026, 15:57 WIB | Oleh:
BRIN Perkuat Kajian Sungai Bawah Tanah di Kebumen untuk Ketahanan Air Doc: ANTARA/HO-BRIN
Ket. Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria meninjau lokasi riset sungai bawah tanah di Goa Barat, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Minggu (2/8).

JAKARTA -- Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memperkuat riset ketahanan air melalui pengembangan teknologi dan penelitian sungai bawah tanah di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, sekaligus menindaklanjuti perhatian Presiden Prabowo Subianto terhadap ketahanan air nasional.

Pada Minggu (2/8) Kepala BRIN Arif Satria mengunjungi Goa Barat, Kabupaten Kebumen yang memiliki satu sumber air bersih, yang dimanfaatkan masyarakat setempat sekaligus melihat potensi riset yang dapat dikembangkan.

"Ini adalah salah satu sumber air bersih bagi masyarakat setempat. Agenda riset yang saat ini kita lakukan adalah bagaimana bisa menelusuri alur sungai bawah tanah tersebut," kata Arif dalam keterangan di Jakarta, Senin.

Kepala BRIN menegaskan pihaknya saat ini memprioritaskan penelitian untuk memahami karakteristik sungai bawah tanah, sebagai dasar pengembangan teknologi yang mendukung ketahanan air.

Selain memetakan aliran sungai bawah tanah, ia menyebut BRIN juga mengembangkan riset untuk meningkatkan kualitas air. Upaya ini dilakukan menyusul indikasi tingginya kandungan bakteri Escherichia coli (E. coli) pada air sungai bawah tanah sehingga diperlukan teknologi pengolahan yang tepat agar aman dimanfaatkan masyarakat.

"Bagaimana kita bisa memecahkan masalah kualitas air, karena memang air yang ada di sungai bawah tanah disinyalir mengandung E. coli yang tinggi. Sehingga kita harus memberikan solusi bagaimana pengolahan air yang tepat agar masyarakat bisa memanfaatkan air dengan kualitas yang sangat baik," ujarnya.

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Arif juga mengunjungi Kawasan Sains dan Teknologi (KST) Karangsambung, Kebumen untuk berdialog dengan para periset di sana.

Lokasi tersebut menjadi pusat riset geologi BRIN, yang dilengkapi sejumlah fasilitas seperti museum geologi, koleksi batuan, serta laboratorium yang mendukung berbagai penelitian di bidang geologi.

Arif mengatakan dialog dengan para periset menjadi momentum untuk menyusun arah riset strategis BRIN, khususnya di bidang geologi dan teknologi air.

"Ini adalah kesempatan yang sangat baik untuk merumuskan agenda riset kita ke depan di bidang geologi, arah riset di bidang teknologi air, yang menunjang ketahanan air kita ke depan," tutur Arif Satria.

Sebelumnya, BRIN juga telah memaparkan 13 teknologi ketahanan air kepada Presiden Prabowo Subianto, dalam rapat terbatas terkait penanganan cuaca ekstrem dan penanggulangan bencana di Istana Negara pada 28 Juli 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden menunjukkan ketertarikan terhadap teknologi yang dikembangkan BRIN sebagai salah satu upaya mendukung ketahanan air nasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Advertisement
Kabut Asap Sampai Jakarta, Bandara Soetta Batalkan Dua Penerbangan

Kabut Asap Sampai Jakarta, Bandara Soetta Batalkan Dua Penerbangan

17 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.