Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Apakah ChatGPT Membuat Kita Jadi Bodoh?

6 Sabtu, 16 Agu 2025, 14:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Apakah ChatGPT Membuat Kita Jadi Bodoh? Apakah ChatGPT Membuat Kita Jadi Bodoh? Doc: OpenAI
Ket. Mesin pencari AI, ChatGPT

Aaron French, Kennesaw State University

Pada 2008, majalah The Atlantic menggemparkan publik dengan laporan kontroversial berjudul: Is Google Making Us Stupid? (Apakah Google membuat kita jadi bodoh?)

Dalam esai sepanjang 4 ribu kata yang kemudian menjadi sebuah buku itu, sang penulis yaitu Nicholas Carr menjawab pertanyaan menohok tersebut.

Jawaban singkatnya adalah ya: Teknologi seperti mesin pencari memperburuk kemampuan berpikir mendalam dan menguasai pengetahuan.

Inti argumen Carr adalah teknologi membuat manusia “bodoh” karena orang-orang tak perlu lagi mengingat atau mempelajari fakta-fakta tertentu. Kita bisa dengan mudah mencarinya di internet kapan saja.

Argumen Carr ada benarnya. Namun, sebenarnya mesin pencarian masih mendorong kita untuk berpikir kritis dalam memaknai dan menyesuaikan hasil pencarian dengan konteks tertentu.

Zaman kemudian bergeser dengan cepat. Teknologi berkembang pesat. Kini kita berada di era artificial intelligence (AI) alias kecerdasan buatan. Penggunaan AI generatif seperti ChatGPT, Gemini, dan DeepSeek tak hanya membuat kita berhenti mengingat informasi, tetapi juga berhenti untuk berpikir.

AI generatif tak hanya menampilkan informasi, tetapi juga memproduksi, menganalisis, dan merangkum data yang ada. Kemampuan AI ini benar-benar mengubah cara kita berpikir dan mencari informasi.

Dapat dikatakan bahwa AI generatif adalah teknologi pertama yang dapat “menggantikan” pemikiran dan kreativitas manusia.

Dengan perkembangan AI ini, muncul sebuah pertanyaan: apakah ChatGPT (atau AI generatif lain) membuat kita jadi bodoh?

Sebagai profesor sistem informasi yang telah mengeksplorasi AI selama lebih dari dua dekade, saya menjadi saksi awal transformasi besar dari teknologi ini. Kini, ketika semakin banyak orang mulai menyerahkan tugas berpikir kepada AI, saya percaya penting bagi kita untuk memahami manfaat dan risikonya.

AI and Efek Dunning–Kruger

AI generatif mengubah cara kita mengakses dan memproses informasi. Bagi banyak orang, AI memudahkan proses pencarian informasi karena tak perlu lagi membuka banyak sumber, membandingkan berbagai sudut pandang, dan bingung dengan informasi yang bertentangan.

AI menyajikan informasi jelas dan siap pakai hanya dalam beberapa detik. Hasilnya memang belum tentu akurat, tapi prosesnya memang efisien. Kemampuan AI ini telah merombak cara berpikir dan gaya kerja kita.

Sayangnya, kepraktisan ini berefek samping. Ketika kita bergantung pada AI untuk berpikir, proses ini dapat menurunkan kemampuan berpikir kritis, penyelesaian masalah kompleks, dan pendalaman informasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Daerah 2027 Resmi Dibuka Kemenhaj, Cek Syarat dan Jadwalnya Disini!

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Daerah 2027 Resmi Dibuka Kemenhaj, Cek Syarat dan Jadwalnya Disini!

05 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.