Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kelompok HAM: 600 Pembelot Korea Utara yang Dideportasi Tiongkok 'Hilang'

📅 Jumat, 08 Des 2023, 14:36 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kelompok HAM: 600 Pembelot Korea Utara yang Dideportasi Tiongkok 'Hilang' Doc: AFP/Getty Images/Lillian Suwanrumpha
Ket. Bendera Korea Utara berkibar di balik kawat berduri di Kedutaan Besar Korea Utara pada hari Minggu di Kuala Lumpur, Malaysia.

SEOUL - Sebanyak 600 warga Korea Utara telah "hilang" setelah dideportasi secara paksa oleh Tiongkok pada Oktober lalu, kata kelompok hak asasi manusia yang berbasis di Seoul, Kamis (7/12).

Mereka kemungkinan menghadapi hukuman penjara, penyiksaan, kekerasan seksual dan eksekusi di negara terisolir itu.

Laporan Kelompok Kerja Keadilan Transisi (TJWG) ini muncul sekitar dua bulan setelah Korea Selatan mengajukan protes kepada Tiongkok atas dugaan pemulangan sejumlah besar warga Korea Utara yang berusaha melarikan diri ke Korea Selatan.

TJWG mengatakan ratusan pembelot diangkut dengan bus dan van yang dijaga dari pusat penahanan Tiongkok melintasi perbatasan ke Korea Utara pada tanggal 9 Oktober, dan menyebut insiden tersebut sebagai repatriasi massal terbesar dalam beberapa tahun terakhir.

Identitas para pembelot masih belum diketahui, namun sebagian besar dari mereka adalah perempuan, katanya.

"Tidak ada komunikasi yang terjalin dengan para pembelot sejak mereka dipulangkan," kata kelompok itu dalam sebuah pernyataan."Mereka yang dipulangkan secara paksa menghadapi kemungkinan penyiksaan, kekerasan seksual dan berbasis gender, pemenjaraan di kamp konsentrasi, aborsi paksa dan eksekusi karena rezim otoriter mereka mencap mereka sebagai 'penjahat' dan 'pengkhianat'."

Media pemerintah Korea Utara belum mengomentari kasus ini, namun telah lama mengecam pembelot sebagai "sampah manusia". Pemimpin Kim Jong Un semakin memperketat perbatasan selama beberapa tahun terakhir.

Kementerian Luar Negeri Tiongkok pada Oktober lalu membantah bahwa ada "orang-orang yang disebut pembelot" di Tiongkok. Namun dikatakan bahwa warga Korea Utara masuk secara ilegal karena alasan ekonomi, dan Tiongkok selalu menangani masalah ini sesuai dengan hukum.

Kementerian Unifikasi dan Kementerian Luar Negeri Seoul tidak segera memberikan komentar pada Kamis.

Jumlah pembelot Korea Utara yang tiba di Korea Selatan mencapai titik terendah selama pandemi ketika Korea Utara menutup perbatasannya.

Pyongyang sejak itu mencabut beberapa pembatasan terkait virus corona dan memulai kembali perdagangan serta pertukaran lainnya dengan Tiongkok. Data bea cukai Beijing menunjukkan peningkatan tajam dalam ekspor ke Korea Utara dalam beberapa bulan terakhir.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Penyanyi Emka 9 Kanaya Whu Meninggal Dunia di RSHS, Dedi Mulyadi Ungkap Sempat Berjuang Melawan Kanker

Penyanyi Emka 9 Kanaya Whu Meninggal Dunia di RSHS, Dedi Mulyadi Ungkap Sempat Berjuang Melawan Kanker

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.