Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ini Reaksi Pasar Atas Pelantikan Suahasil Nazara Sebagai Menteri Keuangan Baru

📅 Senin, 14 Sep 2026, 17:22 WIB | Oleh:
Ini Reaksi Pasar Atas Pelantikan Suahasil Nazara Sebagai Menteri Keuangan Baru Doc: ANTARA/Aditya Pradana Putra
Ket. Pejabat baru Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengacungkan jempol seusai pelantikannya di Istana Negara, Jakarta, Senin (14/9/2026). Presiden Prabowo melantik Suahasil Nazara menjadi Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih sisa masa jabatan 2024-2029 menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa.

JAKARTA - Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga (Unair) Rahma Gafmi menilai pergantian posisi Menteri Keuangan (Menkeu) dari Purbaya Yudhi Sadewa ke Suahasil Nazara direspons pasar secara positif dan menenangkan.

“Pergantian kepemimpinan di Kementerian Keuangan dari Purbaya Yudhi Sadewa ke Suahasil Nazara umumnya direspons pasar dengan sentimen yang relatif stabil dan cenderung positif, yaitu bisa dikatakan menenangkan,” katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (14/9).

Menurut dia, Suahasil Nazara memiliki tingkat kepercayaan yang tinggi dari pasar keuangan investor institusional, maupun analis makro. Mengingat posisi sebelumnya sebagai Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu), keputusan Suahasil dijadikan sebagai Menkeu dipandang sebagai simbol keberlanjutan kebijakan (policy continuity) dibandingkan perombakan radikal.

Transisi dari seorang Wamenkeu yang sudah paham betul dapur pacu fiskal, lanjut dia, membuat pelaku pasar tak mengalami policy shock.

“Pasar tahu persis rekam jejak, gaya komunikasi, dan pemahamannya terhadap disiplin fiskal,” ujar Rahma.

Lebih lanjut, sentimen utama yang diberikan pasar yaitu kepastian fiskal dan kredibilitas Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). Pasar disebut memberikan sentimen pada reassurance (rasa aman) terhadap komitmen penjagaan defisit dan kesehatan APBN. Suahasil sendiri dikenal sebagai teknokrat murni yang sangat ketat mengawal postur fiskal agar tetap resilien di tengah dinamika global.

Rahma mengungkapkan bahwa pasar menyambut baik penunjukan ini karena dianggap dapat menjaga soliditas koordinasi lintas otoritas baik dengan Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), maupun instansi strategis lainnya di Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) serta badan pengelola investasi.

Dalam pernyataan resminya pascapelantikan, Suahasil dikatakan langsung meredam spekulasi liar dengan meminta pelaku pasar melihat transisi ini sebagai kesinambungan manajerial yang fokus pada penjagaan kredibilitas keuangan negara sesuai arahan Presiden.

“Secara keseluruhan, pasar memandang pergantian ini sebagai langkah yang mengutamakan kepastian, stabilitas makro, dan terjaganya kepercayaan investor ketimbang perubahan arah angin kebijakan fiskal Indonesia,” ungkap dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bos Perusahaan AI Dunia Ingin Perlambat Pengembangan, Persaingan AS-Tiongkok Jadi Hambatan
    Sangat disayangkan melihat bagaimana niat baik untuk mengkaji ...
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Luar Negeri
Aksi Demo Pecah di Suriah G...
Advertisement
Sempat Anjlok 2,5 Persen, Pelantikan Suahasil Nazara Selamatkan IHSG dari Jurang Merah

Sempat Anjlok 2,5 Persen, Pelantikan Suahasil Nazara Selamatkan IHSG dari Jurang Merah

14 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.