Ini Reaksi Pasar Atas Pelantikan Suahasil Nazara Sebagai Menteri Keuangan Baru
📅 Senin, 14 Sep 2026, 17:22 WIB | Oleh: AlfredJAKARTA - Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga (Unair) Rahma Gafmi menilai pergantian posisi Menteri Keuangan (Menkeu) dari Purbaya Yudhi Sadewa ke Suahasil Nazara direspons pasar secara positif dan menenangkan.
“Pergantian kepemimpinan di Kementerian Keuangan dari Purbaya Yudhi Sadewa ke Suahasil Nazara umumnya direspons pasar dengan sentimen yang relatif stabil dan cenderung positif, yaitu bisa dikatakan menenangkan,” katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (14/9).
Menurut dia, Suahasil Nazara memiliki tingkat kepercayaan yang tinggi dari pasar keuangan investor institusional, maupun analis makro. Mengingat posisi sebelumnya sebagai Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu), keputusan Suahasil dijadikan sebagai Menkeu dipandang sebagai simbol keberlanjutan kebijakan (policy continuity) dibandingkan perombakan radikal.
Transisi dari seorang Wamenkeu yang sudah paham betul dapur pacu fiskal, lanjut dia, membuat pelaku pasar tak mengalami policy shock.
“Pasar tahu persis rekam jejak, gaya komunikasi, dan pemahamannya terhadap disiplin fiskal,” ujar Rahma.
Sebaiknya Anda baca juga:
Lebih lanjut, sentimen utama yang diberikan pasar yaitu kepastian fiskal dan kredibilitas Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). Pasar disebut memberikan sentimen pada reassurance (rasa aman) terhadap komitmen penjagaan defisit dan kesehatan APBN. Suahasil sendiri dikenal sebagai teknokrat murni yang sangat ketat mengawal postur fiskal agar tetap resilien di tengah dinamika global.
Rahma mengungkapkan bahwa pasar menyambut baik penunjukan ini karena dianggap dapat menjaga soliditas koordinasi lintas otoritas baik dengan Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), maupun instansi strategis lainnya di Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) serta badan pengelola investasi.
Dalam pernyataan resminya pascapelantikan, Suahasil dikatakan langsung meredam spekulasi liar dengan meminta pelaku pasar melihat transisi ini sebagai kesinambungan manajerial yang fokus pada penjagaan kredibilitas keuangan negara sesuai arahan Presiden.
“Secara keseluruhan, pasar memandang pergantian ini sebagai langkah yang mengutamakan kepastian, stabilitas makro, dan terjaganya kepercayaan investor ketimbang perubahan arah angin kebijakan fiskal Indonesia,” ungkap dia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!