Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kualitas Udara Makin Buruk! Disdikbud Bulungan Perpanjang Belajar dari Rumah

📅 Kamis, 03 Sep 2026, 00:08 WIB | Oleh:
Kualitas Udara Makin Buruk! Disdikbud Bulungan Perpanjang Belajar dari Rumah Doc: Antara foto
Ket. Kualitas udara di Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara dinilai masih tidak sehat akibat dampak karhutla dan Disdikbud Bulungan kembali memperpanjang penerapan Belajar Dari Rumah hingga Sabtu (5/9).

TANJUNG SELOR - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Bulungan memperpanjang penerapan Belajar dari Rumah (BDR) bagi satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP), karena kualitas udara masih tidak sehat.

Kepala Disdikbud Bulungan Suparmin mengatakan berdasarkan hasil verifikasi teknis dan validasi lapangan terhadap dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Bulungan, maka penerapan BDR yang sebelumnya mulai diterapkan 31 Agustus – 2 September, diperpanjang 3-5 September.

“Hasil verifikasi teknis dan validasi lapangan menunjukkan dampak karhutla telah memicu kualitas udara tidak sehat serta meningkatkan risiko Infeksi Saluran Pernapasan Akut (Ispa),” ujar Suparmin di Tanjung Selor, Kalimantan Utara (Kaltara), Rabu.

Perpanjangan kebijakan BDR atau Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) tersebut, kata dia, tertuang dalam Surat Disdikbud Bulungan Nomor 500.8.5.4/4778/Disdikbud.I.2.

Dalam surat itu, lanjutnya, kepala satuan pendidikan diminta memastikan proses pembelajaran tetap berjalan secara efektif selama penerapan BDR melalui metode pembelajaran yang sesuai dengan kondisi murid serta daya dukung yang dimiliki satuan pendidikan.

Meski murid melaksanakan BDR, katanya, tenaga pendidik dan kependidikan tetap melaksanakan tugas di satuan pendidikan seperti biasa. Namun, tetap diwajibkan menerapkan langkah perlindungan diri selama berada di tengah kondisi udara yang terdampak asap.

“Tenaga pendidik dan kependidikan tetap melaksanakan tugas di satuan pendidikan seperti biasa dengan menggunakan masker dan mengurangi kegiatan di luar ruangan,” ujarnya.

Bagi tenaga pendidik dan kependidikan yang memiliki komorbid dapat diberikan pengecualian dan dipersilakan menyesuaikan pelaksanaan tugas dengan kondisi kesehatan masing-masing.

Suparmin meminta seluruh satuan pendidikan menyampaikan kebijakan tersebut kepada pendidik, tenaga kependidikan, peserta didik, orang tua atau wali murid, serta pihak terkait lainnya agar diketahui dan ditindaklanjuti sebagaimana mestinya.

“Penerapan BDR tidak bersifat permanen. Akan terus dievaluasi. Perubahan maupun penghentian kebijakan akan mempertimbangkan perkembangan kondisi di lapangan, terutama kualitas udara dan sebaran asap akibat karhutla,” ujarnya.

Berdasarkan informasi pantauan titik panas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bulungan melalui sumber data Sipongi Kementerian Kehutanan, Rabu (2/9), terdapat 95 titik panas dengan tingkat kepercayaan tinggi dua titik dan 93 tingkat kepercayaan sedang.

Kemudian, data dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Tanjung Harapan menyebutkan kualitas udara di Tanjung Selor dengan nilai konsentrasi sebesar 56.3 ug/m3 dan berdasarkan penilaian itu, maka masuk dalam kategori tidak sehat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
  • Pria tanpa identitas Tewas Tersengat Listrik saat Curi Kabel LRT
    Wajar sih kalau mati, justru aneh klo tidak ...
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...

Asian Games 2026, PBVSI Panggil 12 Pemain Voli Putri

18 menit yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
Asian Games 2026, PBVSI Pan...

PBVSI Umumkan Daftar Pemain Voli Putra Asian Games 2026

21 menit yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
PBVSI Umumkan Daftar Pemain...
Olahraga
Folarin Balogun Batal Gabun...
Advertisement
Ratusan Petani Tebu Gelar Aksi Dekat Istana Negara, Tuntut Kenaikan HPP dan Hapus HET Gula

Ratusan Petani Tebu Gelar Aksi Dekat Istana Negara, Tuntut Kenaikan HPP dan Hapus HET Gula

02 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.