Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Banyak Sekali, BPBD Sukabumi Sebut Longsor Terjadi di Belasan Titik

📅 Selasa, 05 Des 2023, 00:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
Banyak Sekali, BPBD Sukabumi Sebut Longsor Terjadi di Belasan Titik Doc: ANTARA/Aditya Rohman
Ket. Bencana tanah longsor di Kampung Sekarwangi, RT 04, RW 20, Kelurahan/Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jabar pada Senin, (4/12/2023) mengakibatkan satu rumah rusak.

Sukabumi - Banyak sekali, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi mencatat dalam dua hari atau Minggu, (3/12) dan Senin, (4/12) bencana tanah longsor terjadi di belasan titik.

"Ada sedikitnya 19 titik bencana tanah longsor yang terjadi dalam dua hari ini, akibatnya sejumlah rumah rusak, satu korban terluka dan satu korban lainnya meninggal dunia," kata Humas BPBD Kabupaten Sukabumi Sandra Fitria di Sukabumi, Jawa Barat, Senin.

Menurut Sandra, tingginya kasus bencana tanah longsor dalam dua hari ini dipicu hujan deras yang turun dari pagi hingga malam, sehingga menyebabkan tanah menjadi labil.

Dari hasil pendataan bencana tanah longsor terjadi Kecamatan Sukabumi, Parungkuda, Ciambar, Cikidang, Cicurug, Warungkiara, Cidahu, Parakansalak dan Cibadak.

Akibat dampak bencana tersebut selain merusak rumah, jembatan penghubung antar-kecamatan seperti di Kecamatan Parungkuda dan Ciambar terancam roboh.

Kejadian paling parah terjadi di Kampung Pamuruyan, RT 02/01, Desa Cisarua, Kecamatan Nagrak. Akibat bencana ini seorang warga meninggal dunia dan satu lainnya terluka akibat tertimbun tanah.

Tidak hanya itu, puluhan hektare lahan pertanian di Kampung Mancle, Desa Bojongasih, Kecamatan Parakansalak terancam gagal panen akibat saluran irigasi tidak berfungsi yang dikarenakan tertimbun longsor.

"Bencana serupa tidak menutup kemungkinan terjadi kembali di lokasi lain karena potensi terjadinya hujan deras akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan sesuai prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG)," tambahnya.

Maka dari itu, pihaknya mengimbau kepada warga untuk selalu waspada dan berhati-hati serta mengungsi ke tempat yang lebih aman jika merasakan tanda-tanda akan terjadi bencana.

Sementara, untuk warga yang terdampak bencana tanah longsor sudah mendapatkan penanganan serta bantuan darurat pun sudah mulai disalurkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...

PBB akan Alokasikan Dana untuk 12 Krisis Kemanusiaan

57 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.