Tambang Emas Ilegal di Dongi Dongi Sulawesi Tengah Longsor, Tidak Ada Korban Jiwa
📅 Sabtu, 12 Sep 2026, 12:58 WIB | Oleh: Tim PenulisPALU - Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Desa Dongi Dongi, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah mengalami longsor dan menimpa sejumlah penambang pada Jumat (11/9).
Kepala Subseksi Operasi Kantor SAR Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Palu Rusmadi di Palu, Sabtu, mengatakan informasi diterima pihaknya, para penambang hanya terkena imbas longsor dan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.
"Informasi kami terima tidak ada yang tertimbun. Korban hanya luka-luka terkena imbas longsoran," ujarnya.
Namun, ia menyatakan belum bisa memastikan berapa jumlah korban luka dalam peristiwa itu.
Dilaporkan, para korban telah dievakuasi dan dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat untuk memperoleh penanganan medis.
Pihaknya juga tidak mengerahkan tim SAR ke lokasi kejadian karena para korban sudah dievakuasi.
"Kami menerima informasi masyarakat dari tayangan video di media sosial, kemudian mencari tahu kebenaran informasi itu dan kami mendapat laporan tidak ada korban jiwa serta para korban luka-luka telah mendapat penangan medis, sehingga tidak ada personel dikerahkan melakukan operasi SAR," katanya.
Kepala Desa Dongi Dongi Kalvin Tolu dihubungi dari Palu mengatakan belum menerima laporan atas peristiwa tersebut, karena dirinya tidak berada di tepat.
"Mohon maaf saya tidak monitor tadi malam, soalnya saya di Napu (Lore) terima tamu acara Padungku (pesta panen)," ucapnya.
Hingga berita ini diturunkan sekitar pukul 12.00 Wita, belum ada keterangan dari pihak kepolisian terkait peristiwa longsor di lokasi tampang emas tanpa izin di Poso itu.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!