Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jakbar Siap Kembangbiakkan Nyamuk Wolbachia Guna Atasi DBD

📅 Sabtu, 18 Nov 2023, 05:27 WIB | Oleh:
Jakbar Siap Kembangbiakkan Nyamuk Wolbachia Guna Atasi DBD Doc: ANTARA/Risky Syukur
Ket. Kepala Suku Dinas Kesehatan (Kasudinkes) Jakarta Barat, Erizon Safari.

JAKARTA - Dinas Kesehatan Jakarta Barat (Jakbar) sudah mempersiapkan rumah-rumah yang dipilih sebagai tempat pengembangbiakan nyamuk dengan bakteri wolbachia untuk mengatasi demam berdarah dengue (DBD) di daerah.

"Ini masih dalam tahap persiapan dan perhitungan oleh tim Kemenkes," kata Kepala Suku Dinas Kesehatan (Kasudinkes) Jakarta Barat, Erizon Safari, saat dihubungi di Jakarta,Jumat (17/11).

Erizon menjelaskan bakteri wolbachia adalah bakteri alami yang dapat tumbuh pada nyamuk untuk melumpuhkan virus dengue dalam tubuh Aedes Aegyptisehingga mengurangi resiko penyebaran DBD.

Meskipun telah menyiapkan 4.100 ember bibit nyamuk ber-wolbachia yang akan diluncurkan di Kecamatan Kembangan, kata Erizon, tanggal pasti peluncuran bibit nyamuk pemusnah DBD tersebut tetap menunggu kesepakatan antara Kementerian Kesehatan dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

"Menunggu 'MoU' (Memorandum of Understanding Kemenkes dan Pemprov DKI) dulu," kata Erizon.

Sebelumnya, Erizon menyebut penanganan DBD dengan nyamuk ber-wolbachia terbukti 87 persen efektif saat diuji coba di beberapa wilayah, seperti Bantul, Sleman, dan Yogyakarta.

"Ini sudah ada implementasi, karena pilot project (proyek awal) sudah sejak 2014 dilakukan di Sleman, Bantul, dan Yogyakarta. Jadi, karena sudah terbukti menurunkan sampai 87 persen, sehingga diimplementasikan di lima kota (salah satunya Jakbar)," kata Erizon, pada Kamis (2/11).

Adapun penyebaran ember dengan bibit nyamuk ber-wolbachia tersebut akan dilakukan di Kecamatan Kembangan.

Erizon mengungkapkan kasus DBD di Jakarta Barat selama Januari hingga Agustus 2023 mengalami fluktuasi, namun cenderung menurun. "Pada Januari ada 132 kasus, Februari 94, Maret 105, April 125, Mei 95, Juni 80, Juli 66, dan Agustus 39 kasus," ungkap Erizon.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Olahraga
Ganda Campuran Indonesia Ra...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.